Wartacianjurnews.com – Sponsor PMI ilegal yang diduga memberangkatkan Ai Juariah ke Libya masih dalam pencarian Satreskrim Polres Cianjur. Selain memburu terduga sponsor berinisial D, polisi juga mendalami dugaan adanya jaringan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang diduga terlibat dalam pemberangkatan tersebut.
Kapolres Cianjur AKBP A Alexander Yurikho mengatakan, setelah kasus tersebut mencuat, terduga sponsor diketahui sudah tidak berada di kediamannya di wilayah Ciranjang. Polisi hingga kini masih melakukan penelusuran untuk menemukan keberadaannya.
“Pria berinisial D ini kabur dan meninggalkan rumahnya. Bahkan tak ada satu pun keluarga di rumahnya,” ujar Alexander kepada wartawan, Selasa (14/7/2026).
Menurutnya, proses pencarian terhadap D masih terus dilakukan oleh penyidik Satreskrim Polres Cianjur. Ia berharap upaya tersebut segera membuahkan hasil.
“Satreskrim terus bekerja untuk mencari keberadaan D. Doakan segera bisa ditemukan dan diamankan,” katanya.
Alexander menambahkan, penyidik juga telah meminta keterangan dari Ai Juariah yang dipulangkan ke Cianjur pada Senin (13/7/2026). Dari hasil pemeriksaan awal, polisi memperoleh informasi yang mengarah pada dugaan adanya jaringan yang diduga terlibat dalam pemberangkatan pekerja migran secara ilegal.
Polres Cianjur menyatakan penyelidikan tidak hanya difokuskan pada pencarian terduga sponsor, tetapi juga terhadap pihak-pihak lain yang diduga memiliki keterkaitan dalam perkara tersebut. Polisi menegaskan seluruh proses penanganan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Fokus utamanya menangkap D, tapi kami juga akan ungkap sindikat besarnya. Siapa saja yang terlibat akan kami identifikasi dan tangkal semuanya,” pungkas Alexander. (Ben)













Comment