Hapus Stigma Mantan Napi, Lapas Cianjur Ajak Masyarakat Beri Kesempatan Kedua

Wartacianjurnews.com – Upaya menghapus stigma negatif terhadap mantan warga binaan menjadi salah satu perhatian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Cianjur melalui program IMIPAS Peduli. Kegiatan yang digelar di Ruang Kunjungan Lapas Cianjur, Jumat (6/11/2026), tersebut menggabungkan bakti sosial, pemeriksaan kesehatan gratis, dan edukasi kepada masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIB Cianjur, Prayogo Mubarak, memimpin kegiatan yang dihadiri Lurah Sayang, Wiji Eko Pamudi, serta perangkat RT/RW 13. Momentum peringatan Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ke-2 itu juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antara pihak lapas dan masyarakat sekitar.

Dalam sambutannya, Wiji Eko Pamudi mengapresiasi kepedulian Lapas Cianjur yang telah memberikan bantuan sosial kepada masyarakat. Ia juga mengajak warga untuk tidak menutup kesempatan bagi mantan warga binaan yang ingin kembali menjalani kehidupan bermasyarakat.

Teks: Perugas Lapas memberikan edukasi pembinaan warga binaan dalam kegiatan IMIPAS Peduli Lapas Cianjur.
Foto: Petugas Lapas Kelas IIB Cianjur, menyampaikan edukasi mengenai pembinaan warga binaan kepada masyarakat dalam kegiatan Bakti Sosial IMIPAS Peduli di Lapas Cianjur, Jumat (6/11/2026).

Kepala Lapas Kelas IIB Cianjur, Prayogo Mubarak, menegaskan bahwa lembaga pemasyarakatan tidak hanya menjadi tempat menjalani pidana, tetapi juga institusi yang menjalankan proses pembinaan agar warga binaan siap kembali ke lingkungan sosial.

“Lembaga pemasyarakatan bukan sekadar tempat menjalani pidana, melainkan institusi pembinaan yang mempersiapkan warga binaan untuk kembali menjadi bagian dari masyarakat,” ujar Prayogo.

Ia menjelaskan, pembinaan kepribadian, kemandirian, dan keterampilan diberikan sebagai bekal bagi warga binaan setelah menyelesaikan masa pidana. Menurutnya, dukungan masyarakat diperlukan agar proses kembali ke lingkungan sosial dapat berjalan dengan baik.

Edukasi tersebut turut diperkuat melalui penayangan video profil dan kehadiran mantan warga binaan yang kini beraktivitas sebagai tenaga asatidz di Pondok Pesantren At-Taubah. Kisah tersebut diperkenalkan sebagai salah satu gambaran bahwa mantan warga binaan memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dan memberikan kontribusi positif setelah bebas.

Selain edukasi, Lapas Cianjur menyalurkan 50 paket sembako kepada masyarakat dan 20 paket kepada warga binaan. Pemeriksaan kesehatan gratis juga diberikan kepada masyarakat, meliputi pengecekan tekanan darah, kadar kolesterol, serta pemeriksaan kesehatan dasar lainnya.

Melalui IMIPAS Peduli, Lapas Kelas IIB Cianjur berupaya memperluas kepedulian sosial sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai fungsi pembinaan pemasyarakatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun penerimaan sosial agar mantan warga binaan memiliki kesempatan untuk kembali berintegrasi di tengah masyarakat. (Ben)

Comment