Wartacianjurnews.com – Sejumlah pelaku usaha di objek wisata Pantai Ciwidig, Desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, memilih menggratiskan tiket masuk bagi pengunjung, Sabtu (7/11/2026).
Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk kekecewaan terhadap pengelolaan objek wisata. Para pelaku usaha menilai, selama ini pendapatan dari penjualan karcis masuk tidak memberikan dampak nyata terhadap penataan maupun kebutuhan fasilitas wisata.
Salah seorang pelaku usaha, Hamdan, mengatakan bahwa pihaknya bersama pelaku usaha lainnya telah beberapa kali menyampaikan permintaan kepada pengelola agar menyediakan fasilitas penunjang, salah satunya tempat sampah. Namun, menurutnya, permintaan tersebut tidak mendapatkan respons sebagaimana yang diharapkan.
“Kami ke pengelola meminta tong sampah tidak dikasih,” kata Hamdan.
Ia juga mencontohkan persoalan serangan ulat yang pernah terjadi di kawasan wisata. Saat itu, para pelaku usaha terpaksa melakukan penanganan secara swadaya dengan membeli obat pembasmi ulat menggunakan uang hasil patungan.
“Waktu musim ulat juga, kami membasmi ulat beli obat hasil patungan dari para pelaku usaha, karena minta ke pengelola tidak dikasih,” ungkapnya.
Selain persoalan fasilitas dan kebersihan, Hamdan turut mempersoalkan tarif tiket masuk yang selama ini diberlakukan sebesar Rp10 ribu per pengunjung.
Menurutnya, nominal tersebut dinilai terlalu mahal karena melampaui tarif yang ditetapkan dalam Peraturan Daerah (Perda), yakni sebesar Rp7 ribu.
Hamdan menilai, kebijakan menggratiskan pengunjung menjadi salah satu bentuk protes para pelaku usaha terhadap sistem pengelolaan wisata yang selama ini berjalan.
Mereka berharap pengelolaan Pantai Ciwidig dapat dievaluasi, terutama terkait transparansi penggunaan pendapatan karcis masuk serta pemenuhan fasilitas dasar yang dibutuhkan untuk kenyamanan pengunjung.
Para pelaku usaha juga berharap keberadaan objek wisata Pantai Ciwidig tidak hanya menjadi sumber pemasukan, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas pariwisata. (dil)













Comment