Wartacianjurnews.com- Nilai tukar rupiah menembus Rp18.000 per dolar AS disikapi Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian.

Orang nomor satu di Kota Taucho itu menilai, permasalahan itu menjadi perhatian bersama, sebab sangat berdampak pada harga sejumlah barang.
“Tentunya dapat berdampak pada harga barang yang masih bergantung pada bahan baku atau komponen impor,” kata Wahyu, Kamis 4 Juni 2026.
Akan tetapi Wahyu meminta, masyarakat tidak panik berlebihan menyikapinya.
“Saya mengimbau masyarakat Cianjur untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena dapat memicu gejolak harga yang lebih besar,” ujarnya.
Wahyu pun meyakini, kebutuhan pangan di Cianjur tetap terpenuhi ditengah nilai tukar dolar yang cukup tinggi.
Dia juga mengklaim, Pemkab Cianjur punya jurus berupa memperkuat pemantauan harga di pasar-pasar tradisional.
“Kami mengoptimalkan operasi pasar apabila diperlukan serta mendorong masyarakat untuk mencintai dan mengonsumsi produk lokal Cianjur berkualitas,” pungkasnya. (NRS)











Comment