Wartacianjurnews.com- Keluarga Ujang Yasar (37) dan Ina (36), warga Kampung Sangkali RT 02/03 Desa Sukaraharja Kecamatan Cibeber belum menjadi penerima bantuan Program Keluarga Harapan atau PKH maupun Bantuan Pangan Non Tunai lainnya.

Padahal, keluarga tersebut tercatat masuk desil satu Dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Selain tinggal di rumah nyaris ambruk, secara perekonomian keluarga beranggotakan suami istri dan dua anak itu terbilang berpenghasilan pas-pasan.
Ujang yang merupakan tulang punggung bekerja serabutan, sebagai buruh tani dan merawat domba milik orang lain.
“Sehari-hari serabutan, tani ngarit padi sama melihara domba punya orang. Jadi penghasilannya tidak menentu,” tutur Ujang, Kamis 29 Oktober 2026.
Ujang mengaku, hingga kini belum pernah menerima bantuan sosial (bansos). Selama ini pun tidak pernah kedatangan Pendamping PKH.
“Kalau bansos tidak dapat sampai sekarang, belum pernah juga disurvei Pendamping PKH,” ungkapnya.
Menurut dia, keluarganya layak mendapatkan bansos, sebab tercatat masuk desil 1.
“Pernah dicek sama keponakan di aplikasi gitu, masuknya desil 1, katanya termasuk layak menerima,” pungkasnya. (NRS)













Comment