Wartacianjurnews.com – Pelanggaran lalu lintas mengungkap temuan ratusan butir obat yang dibawa dua pemuda di Kabupaten Cianjur, Jumat (9/10/2026). Keduanya berinisial R (21) dan S (24) kini menjalani pemeriksaan Satnarkoba Polres Cianjur untuk menelusuri asal-usul obat serta tujuan membawanya ke wilayah Cianjur Selatan.
Kasus ini bermula ketika anggota Satlantas Polres Cianjur menghentikan sepeda motor yang dikendarai keduanya karena tidak mengenakan helm dan tidak memasang pelat nomor kendaraan. Saat diperiksa, keduanya menunjukkan gelagat yang menimbulkan kecurigaan petugas.
Kasat Lantas Polres Cianjur AKP Didit Permadi mengatakan, petugas kemudian memeriksa bagasi sepeda motor dan tas yang dibawa kedua pemuda tersebut. “Anggota yang merasa curiga dengan gelagat keduanya pun langsung memeriksa bagasi serta tas yang dibawa keduanya,” ujarnya, Jumat (9/10/2026).

Dari pemeriksaan itu, petugas menemukan ratusan butir obat di dalam tas. Kedua pemuda selanjutnya diserahkan kepada Satnarkoba Polres Cianjur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, terutama terkait kepemilikan obat dan tujuan membawanya ke wilayah selatan Cianjur.
“Kami sudah serahkan ke Satnarkoba untuk diperiksa lebih lanjut. Terutama kaitan kepemilikan obat terlarang, dan motif obat tersebut dibawa ke selatan Cianjur,” kata Didit.
Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Cianjur AKP Iwan Hendi mengatakan, penyidik masih mendalami temuan tersebut. Polisi juga menemukan surat resep yang akan diperiksa untuk memastikan keasliannya dan menelusuri apakah obat diperoleh melalui prosedur yang sah.
“Kami masih dalami. Kami temukan ada resep. Tapi apakah memang keduanya mendapat secara resmi atau ada dugaan akan mengedarkan kami masih telusuri, termasuk mengecek ke apotek yang ada dalam surat tersebut,” ujar Iwan.
Pemeriksaan terhadap apotek yang tercantum dalam surat resep dilakukan untuk memastikan apakah dokumen tersebut asli atau hanya digunakan sebagai modus. Hingga kini, polisi masih menelusuri asal-usul obat dan kemungkinan peruntukannya. (Ben)














Comment