Wartacianjurnews.com – Seorang pelajar SMPN 2 Cilaku, Emir Kaoury (16), mengaku diserang tiga pelajar SMPN 2 Cibeber saat dalam perjalanan pulang sekolah di kawasan Pertigaan Cilaku Warkon, Desa Sukasari, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Emir yang merupakan pelajar kelas IX itu mengatakan, saat kejadian dirinya tengah berboncengan menggunakan sepeda motor bersama rekannya, Muhamad Rizki. Tiba-tiba, tiga pelajar yang menggunakan satu sepeda motor mendekati mereka.
Menurut Emir, salah seorang pelajar yang duduk di bagian belakang diduga membawa celurit dan mengayunkannya ke arah dirinya. Sabetan tersebut mengenai bagian punggung hingga pakaian yang dikenakannya robek.

“Disabet celurit kena punggung, bajunya sobek,” ujar Emir dalam keterangannya.
Setelah itu, menurut Emir, sepeda motor yang ditumpanginya ditendang hingga dirinya bersama rekannya terjatuh.
Saat kejadian, kakak Emir yang berada di belakang kemudian datang dan berupaya menghentikan kelompok tersebut. Sepeda motor yang digunakan tiga pelajar itu kemudian ditabrak hingga mereka terjatuh.
Dua pelajar yang diduga terlibat kemudian berhasil diamankan. Sementara satu pelajar lainnya yang diduga membawa celurit melarikan diri.
Berdasarkan data kepolisian, peristiwa tersebut dicatat sebagai tawuran antara pelajar SMPN 2 Cilaku dan SMPN 2 Cibeber. Kejadian berlangsung di Pertigaan Cilaku Warkon, Kampung Cilaku Empang, Desa Sukasari, Kecamatan Cilaku.
Polisi menyebut dua pelajar yang diamankan masing-masing berinisial MZ, pelajar kelas VIII, dan BA, pelajar kelas VIII. Sementara seorang pelajar lainnya berinisial G, pelajar kelas VIII, masih melarikan diri.
Ketiganya disebut menggunakan satu sepeda motor jenis Honda Verza. Berdasarkan keterangan kepolisian, pelajar yang melarikan diri diduga mengajak kedua rekannya melalui Instagram.
Dalam peristiwa tersebut, selain Emir, polisi juga mencatat Muhamad Rizki, pelajar kelas IX, sebagai korban. Keduanya menggunakan sepeda motor Honda Beat.
Seorang saksi, H. Sulam, pedagang buah yang berada di sekitar lokasi kejadian, turut dimintai keterangan oleh polisi.
Kasus tersebut kini ditangani Polsek Cilaku. Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap dua pelajar yang telah diamankan serta mencari seorang pelajar lainnya yang masih melarikan diri.
Karena seluruh pihak yang terlibat masih berstatus anak, proses penanganan perkara dilakukan dengan memperhatikan ketentuan hukum dan perlindungan anak. (Ben)














Comment