Wartacianjurnews.com – Kabupaten Cianjur menjadi lokasi pelaksanaan Jambore BPD Cianjur 2026 yang digelar di Bumi Perkemahan Sarongge Valley, Kecamatan Pacet, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi jambore pertama yang digelar ABPEDNAS dan disebut sebagai yang pertama dilaksanakan di Indonesia.
Kegiatan yang diinisiasi ABPEDNAS Kabupaten Cianjur itu mengusung tema “Bangkitkan Semangat Membangun Sinergitas Guna Terwujudnya Kelembagaan Pemerintah Desa yang Sehat, Berwibawa dan Berkualitas untuk Cianjur Era Baru yang Istimewa.” Acara tersebut dihadiri Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, pengurus DPP ABPEDNAS, serta anggota Badan Permusyawaratan Desa dari berbagai kecamatan.
Bupati Cianjur dr Mohammad Wahyu Ferdian menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang menurutnya menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas kelembagaan pemerintahan desa.

“Ya alhamdulillah, hari ini bersama-sama dengan rekan-rekan mengikuti Jambore BPD ABPEDNAS 2026 yang diadakan pertama kali di Kabupaten Cianjur dan juga pertama kali di Indonesia,” ujar Mohammad Wahyu Ferdian.
Ia berharap kegiatan itu mampu meningkatkan kapasitas anggota BPD sehingga tercipta sinergitas yang semakin kuat dalam pembangunan desa di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur.
“Dengan adanya kegiatan ini yang dihadiri langsung oleh dua Waketum dari DPP Pusat ABPEDNAS, mudah-mudahan bisa meningkatkan kapasitas rekan-rekan BPD se-Kabupaten Cianjur dan bisa kemudian membuat sinergisitas di desanya masing-masing,” katanya.
Menanggapi aspirasi terkait peningkatan apresiasi bagi anggota BPD, Wahyu menyebut pemerintah daerah akan menampung seluruh aspirasi tersebut dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah yang tersedia.
“Semua yang berkarya pasti ingin diapresiasi lebih. Tentu kami akan menyerap harapan tersebut dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada. Kita urutkan berdasarkan skala prioritas dan insya Allah mudah-mudahan ke depan bisa lebih baik,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Irfan Aghasar, S.H., M.H., menyebut jambore yang digelar di Cianjur menjadi langkah awal yang nantinya dapat diterapkan di berbagai daerah lain di Indonesia.
“Jambore ini yang pertama. Kami mengapresiasi ketua DPC dan panitia yang sudah menginisiasi kegiatan ini. Kita akan gaungkan ke seluruh Indonesia, karena setiap BPD perlu guyub, perlu ketemu, saling sharing dan berbagi pengalaman,” kata Irfan Aghasar.
Menurutnya, pengalaman yang dibagikan antaranggota BPD akan menjadi modal penting ketika kembali ke desa masing-masing dalam menjalankan fungsi kelembagaan dan pembangunan desa.
“Pengalaman-pengalaman itu menjadi modal bagi mereka untuk kembali ke desa-desa membangun desa dengan cara terbaik dan memberikan sumbangsih terbaik buat desa,” lanjutnya.
Ketua DPC ABPEDNAS Kabupaten Cianjur, Rinny Pujiastuti, menjelaskan jambore tersebut digelar dengan tujuan memperkuat kelembagaan organisasi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya seluruh anggota BPD di Kabupaten Cianjur.
Menurut Rinny, kegiatan itu diarahkan untuk membangun rasa memiliki terhadap organisasi, mempererat silaturahmi menuju pembenahan kelembagaan, serta memperkuat sinergitas dengan pemerintah daerah, pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat.
“Tujuan utama kegiatan ini meningkatkan sumber daya setiap anggota ABPEDNAS, meningkatkan peran dan fungsi BPD di pemerintahan desa, serta ikut serta dalam pelaksanaan pembangunan guna mendukung program kerja pemerintah daerah, provinsi maupun pemerintah pusat,” ujar Rinny Pujiastuti.
Melalui kegiatan tersebut, ABPEDNAS berharap kualitas kelembagaan pemerintahan desa di Kabupaten Cianjur semakin kuat, profesional, serta mampu mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan di masa mendatang. (Ben)













Comment