Cianjur Darurat Sampah, BEM PTNU Tuntut Evaluasi Total DLH

Wartacianjurnews.com — Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama Cianjur (BEM PTNU Cianjur) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur, menyoroti krisis sampah dan pencemaran lingkungan yang dinilai semakin memburuk.

Dalam aksi tersebut, massa membawa tumpukan sampah dari jalanan dan meletakkannya di depan kantor DLH sebagai simbol protes atas lemahnya pengelolaan lingkungan. BEM PTNU menilai, hingga saat ini belum ada langkah konkret dan terukur dari pemerintah daerah dalam menangani persoalan tersebut.

Koordinator Daerah BEM PTNU Cianjur, Fauzi Rohmat, menegaskan bahwa kondisi sampah di Cianjur sudah masuk tahap darurat dan memerlukan penanganan serius dari pemerintah.

“Persoalan sampah di Cianjur hari ini bukan lagi persoalan kecil, tetapi sudah menjadi kondisi darurat yang mengancam kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Kami menilai DLH gagal menghadirkan langkah yang efektif,” ujar Fauzi, Kamis (30/3/2026)

Dalam tuntutannya, BEM PTNU mendesak DLH untuk segera mengambil langkah nyata dalam penanganan sampah, membuka data penggunaan anggaran secara transparan, serta meminta Bupati Cianjur melakukan evaluasi total terhadap kinerja instansi tersebut. Selain itu, mahasiswa juga meminta aparat penegak hukum melakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan anggaran DLH.

Fauzi menambahkan, aksi simbolik ini merupakan bentuk kritik keras agar pemerintah tidak menormalisasi persoalan sampah yang terus menumpuk di tengah masyarakat.

“Jika sampah dibiarkan menumpuk di lingkungan warga, maka pejabat juga harus melihat langsung dampaknya. Jangan sampai rakyat terus menjadi korban dari buruknya tata kelola lingkungan,” tegasnya.

Aksi ini disebut sebagai bagian dari kontrol sosial mahasiswa untuk mengawal kebijakan lingkungan agar lebih berpihak pada kepentingan masyarakat dan keselamatan lingkungan hidup di Kabupaten Cianjur. (dil)

Comment