Alihkan Isu? Gangan Bantah Etik, Justru Serang Kapasitas Ronald

Wartacianjurnews.com — Pernyataan Gangan Gunawan yang membantah adanya pelanggaran etik advokat menuai sorotan. Alih-alih menjawab substansi dugaan, Gagan justru menyerang kapasitas Ketua Komisi Pengawas DPC Peradi Cianjur, Ronald Tampenawas.

Dalam keterangannya, Gangan menegaskan tidak ada pelanggaran kode etik maupun sidang etik. Ia menyebut perkara tersebut hanya sebatas klarifikasi.

“Tidak ada pelanggaran kode etik, tidak ada sidang etik. Ini hanya klarifikasi,” ujar Gangan, Sabtu (4/7/2026)

Namun, pernyataan tersebut dinilai tidak menjawab inti laporan yang beredar, yakni dugaan tindakan tidak patut advokat terhadap klien, termasuk isu penguasaan rumah.

Gangan justru mengalihkan fokus dengan menyebut Ronald tidak memiliki kewenangan menyampaikan pernyataan ke publik.

“Yang berhak mengeluarkan statement itu Ketua DPC Peradi, bukan Komisi Pengawas,” tegasnya.

Ia juga membantah adanya tindakan penggembokan rumah, dengan alasan kunci diberikan langsung oleh pemilik secara sukarela untuk kepentingan pengurusan.

“Tidak ada penggembokan. Kunci diberikan sukarela oleh pemilik rumah,” katanya.

Sementara itu, Ronald Tampenawas tetap pada posisinya. Ia menegaskan, sebagai Ketua Komisi Pengawas, dirinya memiliki kewenangan menyampaikan perkembangan laporan yang sedang ditangani.

“Apa yang saya sampaikan berdasarkan fakta laporan yang masuk. Ini masih tahap pemeriksaan etik,” ujar Ronald.

Polemik ini memunculkan tanda tanya publik. Di satu sisi, Gangan bersikeras tidak ada pelanggaran dan menyebut pernyataan Ronald tidak berkapasitas. Namun di sisi lain, Komisi Pengawas tetap menyatakan adanya proses pemeriksaan etik yang berjalan.

Situasi ini memicu spekulasi, apakah bantahan yang disampaikan Gangan murni klarifikasi, atau justru upaya mengalihkan perhatian dari substansi laporan yang tengah diproses di internal organisasi advokat. (Redaksi)

Comment