Wartacianjurnews.com, Cianjur — Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau dilaporkan mencapai sejumlah wilayah di Kabupaten Cianjur, Minggu (6/9/2026). Paparan abu dilaporkan tidak hanya terlihat di kawasan Cianjur kota, tetapi juga hingga wilayah selatan, termasuk Sukanagara.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya mencatat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau bergerak hingga wilayah Jawa Barat. Berdasarkan analisis citra satelit, salah satu klaster abu bergerak ke arah timur laut hingga selatan dan mencakup sebagian Jawa Barat.
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur, Ahmad Fikri, mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah selama paparan abu vulkanik masih terjadi.

“Ya intinya terkait abu vulkanik yang sampai ke Cianjur kita mengimbau masyarakat untuk sementara mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan protokol kesehatan ketika terpaksa melakukan aktivitas di luar rumah,” ujar Ahmad Fikri.
Menurutnya, paparan abu vulkanik yang turun di sejumlah wilayah Cianjur masih cukup tebal sejak pagi hingga menjelang siang.
“Melihat dari pagi sampai menjelang siang ini abu yang turun di wilayah Cianjur efek dari Gunung Anak Krakatau yang mengalami erupsi masih cukup tebal,” katanya.
Ahmad juga meminta masyarakat memperhatikan kesehatan, terutama dengan menggunakan perlindungan saat harus beraktivitas di luar rumah.
Selain itu, masyarakat diminta menjaga sumber air dengan menutup tempat penampungan agar tidak terpapar abu vulkanik.
“Termasuk juga menjaga kesehatan, menjaga sumber air terutama menutup sumber air dari paparan debu,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, PMI Kabupaten Cianjur juga akan membagikan sedikitnya 500 masker kepada masyarakat, khususnya di jalur utama Kabupaten Cianjur.
Sebelumnya, BPBD Kabupaten Cianjur juga mencatat abu vulkanik dari erupsi Anak Krakatau mencapai sebagian besar wilayah Cianjur. Warga dilaporkan menemukan abu menempel di halaman, teras rumah hingga kendaraan.
Masyarakat yang berada di wilayah terdampak disarankan menggunakan masker saat berada di luar ruangan, mengurangi aktivitas jika tidak mendesak, serta mengikuti perkembangan informasi dari BMKG, PVMBG, dan BPBD. (Ben)














Comment