Puluhan Warga Desa Salamnunggal Cibeber Alami Keracunan Makanan

Wartacianjurnews.com Cianjur – Sebanyak 58 orang warga Kampung Lembur Tengah RT.03/04 Desa Salamnunggal Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur mengalami keracunan makanan, Senin (22/04/2024).

Ke 58 warga yang mengalami muntah, mual, pusing dan mencret, diduga setelah sebelumnya mengkonsumsi nasi kotak yang dibagikan oleh seorang warga berinisial (AD) yang sedang melaksanakan Tasyakuran rumah baru miliknya, Sabtu, (20/01/2024) sekitar pukul 19.00 Wib.

Dikarenakan jumlah korban cukup banyak, korban keracunan ditampung di Gedung Olah Raga (GOR) Kantor Balai Desa Salamnunggal Kecamatan Cibeber untuk mendapatkan perawatan dari petugas kesehatan dari Puaskesmas Cibaregbeg.

Salah seorang korban, Aam Amelia (53) mengaku, dirinya menyantap makanan nasi kotak sepulang dari acara Tasyakuran pada malam hari, namun terasa gejala pada pagi hari.

“Minggu pagi saya mulai muntah dan pusing, terus saya sempat dibawa ke rumah sakit, karena telah terasa membaik, saya pulang, namun pas di rumah, kembail muntah disertai mencret,” ujar Aam.

Berbeda dengan pengakuan Rina (33) ibu kandung anaknya Adrian Akbar (10 korban keracunan, anaknya bersama keponakannya Lovina (12) mengalami gejala berbeda.

“Kalau anak saya mengalami mual disertai demam disertai kejang, tetapi tidak muntah, kalau keponakan terus muntah muntah,” ujar Rina.

Menurut dr Sri Daniasari seorang dokter umum dari Puskesmas Cibaregbeg mengatakan, warga yang mengalami keracunan telah berangsur membaik, namun ada juga yang sempat dirujuk ke RSDH Cianjur.

“Tadi ada salah seorang korban kita rujuk karena mempunyai riwayat hipertensi ke RSDH, tapi sudah membaik dan sekarang sudah pulang,” ungkap Sri.

Menurutnya, Warga yang menjadi korban keracunan sudah dapat ditangani dan tinggal beberapa korban saja yang masih dalam pemantauan.

“Ada sekitar 5 korban saja yang masih kita pantau, dan kalaupun harus dirujuk kita akan rujuk untuk perawatan yang lebih intensif di rumah sakit,” ujar Sri.

Sri mengatakan, sample nasi kotak yang diduga penyebab terjadinya keracunan telah dibawa petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur.

“Tadi nasi kotak sudah diambil sampelnya, untuk diperiksa di Labkesda Kabupaten Cianjur, kejadian ini adalah kejadian luar biasa (KLB) dan saya sebagai petugas kesehatan, mengimbau warga untuk berhati hati saat menyantap makanan,” pungkasnya. (Taufik winata)

Comment