Wartacianjurnews.com – Seorang warga Kabupaten Cianjur mengaku membayar Rp4 juta untuk mendapatkan pekerjaan sebagai operator produksi di PT Lianhua. Namun, setelah menunggu lebih dari tiga bulan, pekerjaan yang dijanjikan belum terealisasi dan pelapor mengaku kesulitan meminta pengembalian uang.
Keluhan tersebut disampaikan melalui percakapan WhatsApp yang diterima redaksi pada Oktober 2026. Pelapor menyebut, biaya yang dibayarkannya merupakan bagian dari proses untuk memperoleh pekerjaan dengan skema pelatihan selama tiga bulan, kemudian dilanjutkan kontrak kerja satu tahun.
“Saya korban pak, dari tanggal 10 July sampai skrg blm kerja, pas mau diambil kembali uang nya susah pak,” tulis pelapor dalam percakapan tersebut.

Dalam tangkapan layar lainnya, terdapat pesan yang menjanjikan pengembalian uang 100 persen apabila pekerjaan tidak diperoleh dalam waktu tiga bulan. Bukti transfer yang disampaikan pelapor juga memperlihatkan sejumlah transaksi pada Juli 2026, tetapi hubungan setiap transaksi dengan biaya perekrutan masih perlu diverifikasi.
Dalam percakapan lain, muncul angka 237 nama dan 640 orang terkait pembahasan grup dan karyawan. Angka tersebut belum dapat dipastikan sebagai jumlah korban atau orang yang membayar biaya perekrutan.
Redaksi belum memperoleh keterangan langsung dari manajemen PT Lianhua maupun pihak-pihak yang disebut dalam percakapan. Klarifikasi diperlukan untuk memastikan mekanisme perekrutan, dasar pembayaran, dan proses pengembalian uang yang dipersoalkan. (Ben)













Comment