Dewan dari Partai Pengusung Bupati Soroti UHC Cianjur, Anggaran Program Lain Diminta Ditunda

Wartacianjurnews.com – UHC Cianjur kembali mendapat sorotan, kali ini dari Hendry Juanda, SH, anggota DPRD Cianjur dari fraksi partai pengusung Bupati Cianjur. Hendry meminta Pemerintah Kabupaten Cianjur menempatkan pembiayaan jaminan kesehatan masyarakat sebagai salah satu prioritas utama dalam penentuan alokasi anggaran daerah.

Hendry menilai pemerintah masih memiliki sejumlah pilihan dalam menentukan prioritas belanja ketika kemampuan fiskal daerah terbatas. Menurutnya, program yang tidak bersifat mendesak dapat dipertimbangkan untuk ditunda agar anggarannya dapat diarahkan untuk mempertahankan layanan kesehatan masyarakat.

“Banyak alokasi-alokasi dana yang bisa diarahkan untuk diprioritaskan ke UHC (Universal Health Coverage) demi kepentingan masyarakat banyak yang menyangkut nyawa,” kata Hendry.

Ia bahkan mengusulkan agar sebagian anggaran program yang berkaitan dengan janji politik kepala daerah dapat dievaluasi kembali apabila kondisi pembiayaan UHC membutuhkan dukungan anggaran. Hendry menilai masyarakat akan memahami apabila pemerintah menggeser prioritas program demi kebutuhan yang lebih mendesak.

“Daripada memaksakan diri membangun sarana prasarana di kabupaten/kampung bagus tetapi masyarakat menjerit karena ingin berobat, maka lebih baik memprioritaskan alokasi dana mana dulu yang dikurangi untuk dilarikan ke UHC,” ujarnya.

Menurut Hendry, persoalan jaminan kesehatan juga perlu menjadi perhatian hingga tingkat RT, RW dan desa. Ia menilai perangkat pemerintahan paling bawah memahami kondisi masyarakat karena berhadapan langsung dengan warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Hendry berharap Bupati Cianjur dapat menempatkan UHC sebagai prioritas dan menunda program lain yang masih memungkinkan untuk dilaksanakan kemudian. “Diharapkan bupati dapat memprioritaskan program UHC terlebih dahulu, di mana alokasi dana dialokasikan ke sana dan program/dana yang lain bisa ditunda dulu,” katanya.

Pernyataan Hendry menjadi sorotan karena disampaikan oleh anggota dewan dari fraksi partai yang disebut sebagai salah satu partai pengusung Bupati Cianjur. Ia menilai persoalan tersebut perlu segera disikapi agar masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan tidak menghadapi hambatan akibat kepesertaan JKN yang tidak aktif. (Ben)

Comment