HUT ke-349, Cianjur Masih Jadi Juru Kunci IPM Jawa Barat

Wartacianjurnews.com – IPM Cianjur kembali menjadi sorotan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Cianjur ke-349, Minggu (12/7/2026). Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, Kabupaten Cianjur berada di peringkat ke-27 atau terakhir dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat dengan nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 69,84.

Meski mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya yang berada di angka 68,89, capaian tersebut belum mampu mengangkat posisi Cianjur dari dasar klasemen IPM Jawa Barat. Bahkan, Cianjur menjadi satu-satunya daerah yang masih memiliki nilai IPM di kisaran 60-an, sementara seluruh daerah lain telah menembus angka 70 ke atas.

Data BPS juga menunjukkan rata-rata lama sekolah di Kabupaten Cianjur baru mencapai 7,62 tahun atau setara kelas II SMP. Kondisi tersebut menjadi salah satu indikator yang masih menjadi pekerjaan rumah besar dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, mengakui masih rendahnya IPM dipengaruhi berbagai faktor, termasuk luas wilayah dan karakteristik geografis Kabupaten Cianjur. “Terkait IPM, kita menyadari Cianjur memang memiliki daerah yang luas, masyarakat banyak. Bukan daerah perkotaan tapi kabupaten,” ujarnya.

Meski demikian, Wahyu menegaskan peningkatan IPM menjadi target bersama pemerintah daerah. “Tentu jadi cita-cita kita semua untuk meningkatkan IPM. Kami bekerja keras dibantu berbagai elemen masyarakat, naikkan pendidikan, kesehatan, pembangunan. Semoga ke depannya IPM meningkat,” katanya.

Di sisi lain, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta Pemerintah Kabupaten Cianjur memperluas akses pendidikan, khususnya di wilayah selatan yang masih memiliki keterbatasan layanan sekolah. Menurutnya, penyediaan lahan oleh pemerintah daerah akan didukung pembangunan sekolah oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar angka partisipasi pendidikan terus meningkat.

Pada momentum Hari Jadi ke-349, Bupati Wahyu juga menyampaikan tekad mengembalikan kejayaan Cianjur sebagai daerah yang pernah menjadi pusat pemerintahan Keresidenan Priangan pada masa kolonial. Sementara itu, Dedi Mulyadi menilai Cianjur memiliki potensi besar karena didukung kawasan pegunungan, laut, pertanian hingga industri yang perlu dikelola dan dipromosikan secara maksimal agar mampu mendorong kemajuan daerah. (Ben)

Comment