HRD Linhua Sebut Tak Ada Praktik Percaloan, Bela Kades Juga Loh!

Gerbang PT Lianhua Leather Industry (LLI). (Dok/Ist).

Wartacianjurnews.com- HRD PT Lianhua Leather Industry (LLI) Ahmad membantah, adanya praktik dugaan pungutan administrasi pada rekruitmen pelamar kerja.

Gerbang PT Lianhua Leather Industry (LLI). (Dok/Ist).

Dia juga meluruskan, informasi bahwa dirinya dan Kepala Desa setempat menjadi aktor praktik pungutan liar (pungli) itu alias menjadi calo.

Ahmad mengatakan, proses atau tahapan rekruitmen pelamar kerja tidak dipungut biaya.

“Semua proses seleksi gratis dan tidak ada membayar satu rupiah pun ke saya,” tegas Ahmad, Rabu 22 April 2026.

Dia juga menyatakan, Kepala Desa setempat tidak menjadi calo rekruitmen pelamar kerja, termasuk pihak-pihak lain.

“Tidak ada dari pihak manapun yang memberikan satu rupiah pun ke saya,” paparnya.

Sebelumnya, salah satu pelamar kerja mengaku, diwajibkan membayar biaya administrasi awal sebesar Rp500 ribu. Teknis pembayarannya melalui kepala desa setempat, kemudian langsung disetorkan kepada pihak perusahaan.

“Bayarnya lewat Kepala Desa, lalu disetorkan ke HRD. Kami diminta menyerahkan surat lamaran disertai uang Rp500 ribu agar bisa diterima bekerja,” kata dia.

Pembayaran kedua juga dilakukan setelah dipastikan diterima bekerja.

“Rp500 ribu itu hanya saat menyerahkan lamaran. Setelah dinyatakan diterima, harus melunasi Rp1,5 juta lagi. Jadi totalnya Rp2 juta,” tutup dia. (NRS)

 

 

Comment