Wartacianjurnews.com — Empat warga Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, menjalani perawatan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sayang Cianjur, setelah diduga mengalami keracunan jamur liar.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 21 Januari 2026. Pengecekan terhadap para korban dilakukan pada pukul 21.30 WIB di IGD RSUD Kabupaten Cianjur, Jalan Pasir Raya Gede, Kelurahan Bojongherang, Kecamatan Cianjur.
Kapolsek Cikalongkulon AKP Arip Titim Firmanto menyampaikan, pengecekan terhadap empat korban dilakukan pada Rabu, 21 Januari 2026 sekitar pukul 21.30 WIB di Ruang IGD RSUD Kabupaten Cianjur.
“Telah dilaksanakan pengecekan terhadap ke 4 (empat) orang korban keracunan yang di akibat mengkonsumsi jamur liar,” kata AKP Arip Titim Firmanto dalam laporannya.
Berdasarkan data kepolisian, kejadian bermula pada Rabu, 21 Januari 2026 sekitar pukul 16.00 WIB di Kampung Sela, Desa Mekarsari, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur.
Korban tercatat atas nama Wahyu Saripudin (65), A. Yanto (48), Hj. Imas Kusmiati (50), dan Yani Nurhayati (41). Keempatnya mengalami kondisi yang bervariasi, mulai dari lemas hingga menggigil.
Dalam kronologis, anak Wahyu disebut pulang dari kebun membawa seember jamur liar dan menanyakan kepada orang tuanya apakah jamur tersebut bisa dimakan. Jamur kemudian diolah dan dikonsumsi bersama sekitar pukul 15.00 WIB.
Sekitar 30 menit setelah makan, Yanto mengalami mual, muntah, dan lemas, lalu diikuti korban lainnya. Para korban kemudian dibawa ke puskesmas terdekat sebelum dirujuk ke RSUD.
Para korban tiba di IGD RSUD Sayang Cianjur pada pukul 17.38 WIB menggunakan Ambulance Desa Mekarsari. Petugas medis melakukan pemeriksaan dan penanganan awal, termasuk pemberian infus.
Saat dilakukan pengecekan, kondisi korban disebut berbeda-beda. Yani berada di zona hijau dengan kondisi baik, Hj. Imas berada di zona kuning dengan kondisi cukup baik, sedangkan A. Yanto dan Wahyu berada di zona merah dengan kondisi lemas.
Bupati Cianjur dr. Wahyu juga menyampaikan pihaknya menjenguk warga yang dirawat. “Hari ini kita mengunjungi warga kita yang masuk rumah sakit karena diduga keracunan dari jamur,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebagian korban sudah menunjukkan perbaikan. “Dua orang saat ini sudah perbaikan jauh lebih baik, satu orang masih dalam pengawasan di ICU karena kondisinya memang agak lebih,” kata dr. Wahyu.
Hingga saat ini, para korban masih menjalani observasi di RSUD Cianjur sambil menunggu hasil pemeriksaan lanjutan, termasuk pemeriksaan dokter spesialis. (Ben)














Comment