Wartacianjurnews.com – Ubad, lansia warga Kampung Legokjaya, Desa Sukajaya, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, hingga kini belum tercatat dalam data desil penerima bantuan sosial.
Padahal, Ubad hidup seorang diri dan dalam kondisi serba terbatas. Ia memilih tinggal di kandang kambing karena rumahnya nyaris ambruk. Untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, Ubad juga masih mengandalkan pemberian dari tetangga.
Sekretaris Desa Sukajaya, Imas, membenarkan bahwa Ubad merupakan warga Desa Sukajaya. Namun, namanya belum tercatat dalam desil.
“Ubad memang benar warga Desa Sukajaya, namun belum tercatat dalam desil,” ujar Imas, Rabu (30/9/2026)
Kondisi tersebut membuat Ubad belum mendapatkan barcode yang menjadi salah satu syarat untuk menukarkan bantuan sembako.
“Saat ini Ubad belum kebagian barcode sebagai syarat penukaran bantuan sembako,” katanya.
Imas menyampaikan kondisi tersebut menjadi bagian dari persoalan pendataan warga yang perlu diperhatikan agar masyarakat yang memenuhi kriteria dapat mengakses bantuan sesuai ketentuan.
Ubad sendiri diketahui hidup tanpa istri setelah pasangannya meninggal beberapa tahun lalu. Anak Ubad berada jauh di luar kota dan dalam kondisi ekonomi sulit sehingga belum mampu membantu orang tuanya secara maksimal.
Kini, kebutuhan sehari-hari Ubad masih banyak bergantung pada kepedulian warga sekitar.
Kondisi tersebut membuat pendataan menjadi hal penting bagi Ubad, terutama agar statusnya dapat diperjelas dan akses terhadap program bantuan sosial dapat diproses sesuai mekanisme yang berlaku. (dil)














Comment