Kejar Swasembada, Wakapolri Tanam Bawang Putih di Cianjur Sambil Beri Bantuan Warga

Wartacianjurnews.com – Penanaman bawang putih perdana dipimpin langsung Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. H. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., di Kampung Maleber, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Rabu (19/8/2026).

Penanaman dilakukan di lahan seluas 6 hektare dengan melibatkan kelompok tani setempat. Cianjur menjadi salah satu dari 14 daerah di Jawa Barat yang mengikuti penanaman bawang putih secara serentak dalam program penguatan ketahanan pangan.

Rangkaian kegiatan tidak hanya berfokus pada sektor pertanian. Polri juga menggelar cek kesehatan gratis bagi petani dan warga sekitar serta membagikan sembako kepada masyarakat yang hadir di lokasi kegiatan.

Teks: Petani bawang putih menerima sembako dalam kegiatan Polri di Cianjur.
Foto: Sejumlah petani bawang putih menerima paket sembako dalam rangkaian kegiatan sosial saat penanaman perdana bawang putih oleh Polri di Kampung Maleber, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi serta unsur Forkopimda Kabupaten Cianjur. Agenda tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dedi mengatakan penanaman bawang putih menjadi salah satu langkah Polri dalam mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan dan mendorong kemandirian pangan nasional.

“Seperti yang selalu disampaikan Bapak Presiden Prabowo Subianto, ketahanan pangan merupakan kunci kemandirian bangsa. Dengan swasembada, kita bukan hanya memenuhi kebutuhan rakyat, tetapi juga memperkuat martabat Indonesia,” ujar Dedi.

Dedi menyebut kebutuhan bawang putih nasional saat ini mencapai lebih dari 600 ribu ton per tahun. Sementara sekitar 95 persen kebutuhan tersebut masih bergantung pada impor, sehingga Polri mendorong pengembangan budidaya bawang putih bersama kelompok tani.

“Sejak tahun 2025, kami telah memulai langkah konkret bekerja sama dengan kelompok tani. Total luas lahan yang telah dikembangkan mencapai 948 hektare dengan capaian panen basah sebesar 9.480 ton pada tahun 2026 ini,” katanya.

Program tersebut kini melibatkan 14 Polda dan 59 Polres. Total lahan yang telah ditanam mencapai 279,53 hektare dengan estimasi hasil panen 2.795,4 ton, sedangkan di Jawa Barat penanaman dilakukan pada lahan seluas 44,58 hektare dengan potensi hasil 445,8 ton.

“Jumlah produksinya juga akan bertambah seiring penambahan lahan. Hingga target swasembada bawang putih terwujud,” kata Dedi.

Selain penanaman di Cianjur, rangkaian kegiatan juga berlangsung di Sembalun, Lombok Timur. Agenda di wilayah tersebut meliputi penanaman bawang putih pada lahan 120 hektare, panen raya 105 hektare, serta ground breaking Gudang Ketahanan Pangan Polri yang disiapkan untuk penyimpanan dan penjemuran hasil panen. (Ben)

banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600

Comment