Wartacianjurnews.com- Peduli Agraria Untuk Rakyat (Patra) menyoroti video sekolah jenjang SMP beralaskan tanah di Desa Malati, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur.

Sekolah tersebut ialah SMP Swasta SCBC.
Koordinator Patra Arya, memandang miris keberadaan sekolah dengan kondisi ruang belajar sederhana, lantai tanah dan bangunan yang jauh dari kata layak.
Disisi lain, Arya menilai ada semangat anak-anak yang berusaha belajar dan mengejar masa depan.
“Walaupun itu sekolah kelas jauh tapi sangat ironi dengan fasilitas seperti itu,” tutur Arya, Rabu 2 September 2026.
Di satu sisi, Arya berpendapat, masyarakat disuguhi narasi besar tentang pembangunan.Contohnya KDMP dibangun dan digaungkan sebagai simbol kemajuan desa dan program MBG hadir dengan segala kemegahan publikasinya.
“Tetapi di sisi lain, masih ada anak-anak Cianjur yang belajar dalam kondisi seperti yang terlihat dalam video ini,” ujarnya.
Arya pun meminta, Pemkab Cianjur tidak sering mengaungkan kemajuan pendidikan, sebab hal tersebut hanyalah palsu belaka.
“Bagaimana mungkin kita berbicara tentang Cianjur yang maju, sementara masih ada anak-anak yang harus belajar dalam kondisi seperti ini,” paparnya.
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu mengaku, sudah meninjau bangunan SMP Swasta SCBC kelas jauh.
Pemkab Cianjur pun menindaklanjuti dengan memindahkan kegiatan belajar mengajar ke sekolah terdekat.
“Kami akan memindahkan kegiatan belajar mengajar ke ruang kelas milik pemerintah yang terdekat, agar anak-anak dapat belajar di tempat yang lebih layak, aman, dan nyaman,” pungkasnya. (NRS)














Comment