Wartacianjurnews.com — Polres Cianjur menyiapkan sekitar 300 personel untuk mengamankan pelaksanaan Pilkades Digital Cianjur yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Oktober 2026. Jumlah tersebut diperkirakan mencapai dua pertiga dari kekuatan personel Polres Cianjur.
Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi mengatakan jumlah personel masih dapat berubah mengikuti perkembangan tahapan Pilkades. Penyesuaian akan melihat jumlah TPS, daftar pemilih tetap, hingga jumlah bakal calon kepala desa.
“Insyaallah kami akan mengerahkan dua per tiga dari kekuatan yang ada di Polres Cianjur, yaitu sekitar 300 personel,” ujar Alexander.
Pengamanan menjadi perhatian kepolisian karena pada pelaksanaan Pilkades periode sebelumnya sempat terjadi konflik, termasuk insiden pembakaran. Polisi juga mengantisipasi berbagai potensi tindak pidana selama tahapan hingga pelaksanaan pemilihan.
“Yang pasti mengingat tahun lalu, periode lalu ada yang sampai harus kebakar dan hal lain itu sangat menjadi concern bagi kami,” katanya.
Selain konflik di lapangan, Polres Cianjur mewaspadai potensi suap, pemberian pengaruh, perusakan, penghilangan perlengkapan, hingga manipulasi suara. Karena Pilkades kali ini menggunakan sistem digital, ancaman kejahatan berbasis teknologi informasi juga menjadi perhatian.
“Kami juga mengantisipasi kejahatan yang terjadi di dunia maya atau IT,” ujar Alexander.
Untuk mengantisipasi ancaman tersebut, Polres Cianjur telah berkoordinasi dengan Direktorat Siber Polda Jawa Barat. Koordinasi mencakup pengamanan perangkat, assessment terhadap personel dan peralatan, serta penilaian terhadap sistem dan hardware yang digunakan, termasuk perangkat seperti tablet dan flash disk.
Polisi juga melakukan pemetaan kerawanan sejak tahapan awal, termasuk penentuan lokasi TPS dan screening panitia. Alexander mengatakan kepolisian mengantisipasi potensi konflik kepentingan dengan memastikan panitia yang memiliki hubungan dekat dengan calon tidak ditempatkan di TPS yang bersangkutan.
“Jangan sampai nanti panitianya bersaudara dekat dengan calon. Maka kemudian boleh menjadi panitia, tapi tidak di tempat tersebut, di tempat lain dan segala macam,” katanya.
Polres Cianjur juga menyiapkan posko dan jalur komunikasi melalui layanan kepolisian 110 untuk mendukung monitoring serta pertukaran informasi selama tahapan Pilkades. Kepolisian menegaskan siap mendukung Pemerintah Kabupaten Cianjur dalam pengamanan Pilkades serentak, baik dari sisi keamanan lapangan maupun sistem digital. (Ben)














Comment