Wartacianjurnews.com- Camat Pasirkuda Muhammad Irfan menjadi korban tawuran dua suporter pada laga final sepakbola antar kampung (tarkam) di Lapangan Kalibaru, Kecamatan Pasirkuda, Kamis 1 Oktober 2026.
Pejabat setempat itu dilaporkan mengalami sejumlah luka dan dipastikan harus menepi dari tugas-tugas kenegaraannya dalam waktu lama.
Irfan mengaku, menjadi aktor yang mencoba melerai keributan dua kubu. Namun nahas malah terkena lemparan batu yang tepat mendarat di bagian kakinya.
“Saya terkena lemparan batu saat mencoba melerai. Kena kedua kaki, sampai sekarang tidak bisa berjalan,” ujarnya melalui sambungan telepon, Jumat 2 Oktober 2026.
Lantaran mengalami sejumlah luka dan tidak dapat berjalan secara normal. Irfan dievakuasi ke Puskesmas setempat untuk ditangani secara medis.
“Langsung dibawa ke Puskesmas Pasirkuda,” paparnya.
Akibatnya, Irfan hanya dapat terbaring dan sementara waktu absen ngantor.
“Saat ini sedang perawatan malah mau di rontgen,” pungkasnya. (NRS)














Comment