Warga Ramai-Ramai Tangkap Ular Sanca Kembang yang Masuk Permukiman di Maleber

Teks: Warga Maleber Cianjur menangkap ular sanca kembang sepanjang dua meter yang terjerat jaring sawah.
Foto: Warga Kampung Babakan, Desa Maleber, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, saat menangkap ular sanca kembang sepanjang sekitar dua meter yang masuk ke permukiman, Minggu (1/11/2026).

Wartacianjurnews.com – Warga menangkap seekor ular sanca kembang sepanjang sekitar dua meter yang masuk ke permukiman di Kampung Babakan, Desa Maleber, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Minggu pagi (1/11/2026). Kemunculan ular tersebut sempat membuat warga panik setelah terlihat bergulat dengan seekor kucing di samping rumah penduduk.

Mengetahui keberadaan ular tersebut, sejumlah warga langsung beramai-ramai melakukan penangkapan. Ular sanca kembang itu diketahui terjerat jaring sawah sehingga warga lebih mudah mengamankannya.

Dengan menggunakan peralatan seadanya, warga akhirnya berhasil menangkap ular tersebut. Setelah berhasil ditaklukkan, ular kemudian dimasukkan ke dalam karung.

Dera, salah seorang warga yang pertama kali mengetahui keberadaan ular tersebut, mengatakan dirinya mendapat informasi dari seseorang saat hendak pulang dari masjid. Ketika memeriksa lokasi, ia melihat ular berukuran cukup besar sedang bergulat dengan seekor kucing.

“Saya pas mau ke masjid, pulangnya lewat ke depan rumah. Terus ada orang yang lewat bilang ke saya, tuh ada ular. Ya, lumayan gede sih ularnya. Pertama ada kucing juga, lagi cakar-cakaran gitulah kucingnya,” kata Dera.

Dera mengaku khawatir dengan keberadaan ular tersebut karena berada di sekitar rumah warga. Ia kemudian menyampaikan temuan itu kepada warga sekitar hingga akhirnya dilakukan penangkapan secara bersama-sama.

Warga yang terlibat dalam penangkapan berhasil mengamankan ular sanca kembang tersebut tanpa dilaporkan adanya korban dalam peristiwa itu.

Kemunculan ular liar di sekitar permukiman menjadi perhatian warga agar tetap berhati-hati. Apabila menemukan ular atau satwa liar lainnya, warga diimbau tidak melakukan penanganan sendiri apabila berisiko dan dapat meminta bantuan petugas berwenang. (Ben)

Comment