Wartacianjurnews.com – Gerbang SDN Kertajadi, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, yang ambruk hingga menimpa seorang siswi dan ayahnya pada Senin (26/10/2026), kini menjadi perhatian. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah orang tua murid, gerbang tersebut dibangun menggunakan dana swadaya orang tua siswa.
Berdasarkan pantauan di lapangan, konstruksi gerbang yang ambruk memperlihatkan besi berukuran relatif kecil. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kekuatan konstruksi dan kelayakan bangunan, meski penyebab pasti ambruknya gerbang masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Insiden tersebut menimpa Nazwa, siswi kelas V, bersama ayahnya, Kasud, saat berada di sekitar gerbang sekolah. Nazwa mengalami luka di bagian pelipis dan paha, kemudian dirujuk ke RSUD Pagelaran untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.
Koordinator Pendidikan (Kordik) Kecamatan Cidaun, Ayi Jamaludin, mengatakan pihaknya akan mengonfirmasi informasi mengenai pembangunan gerbang tersebut kepada ketua komite sekolah.
“Untuk memastikan informasi itu, kami akan menanyakan kepada ketua komite,” kata Ayi saat dikonfirmasi, Selasa (27/10/2026)
Ia menambahkan, evaluasi terhadap kondisi sarana dan prasarana sekolah direncanakan berlangsung pada Rabu (28/10/2026). Pada Selasa (27/10/2026), pihaknya terlebih dahulu melakukan kunjungan kepada korban di RSUD Pagelaran.
Terkait biaya pengobatan korban, Ayi menyatakan bahwa pihak sekolah akan bertanggung jawab.
“Untuk biaya pengobatan korban menjadi tanggung jawab pihak sekolah,” ujarnya.
Evaluasi tersebut diharapkan dapat mengungkap kondisi konstruksi gerbang sekaligus memastikan keamanan fasilitas sekolah lainnya. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui penyebab ambruknya bangunan dan mencegah kejadian serupa terulang.
Hingga berita ini ditulis, informasi mengenai sumber pendanaan pembangunan gerbang masih perlu dikonfirmasi kepada pihak komite sekolah. Penyebab pasti ambruknya gerbang juga belum diketahui secara resmi. (dil)













Comment