Wartacianjurnews.com- Video aksi tawuran dua kelompok remaja di wilayah Kecamatan Cibeber viral di media sosial (medsos). Mereka diduga berstatus sebagai pelajar lantaran menggenakan seragam.
Dalam video berdurasi 43 detik awalnya merekam tiga remaja yang berboncengan pada satu sepeda motor tengah melakukan konvoi. Salah satunya tampak terlihat membawa senjata tajam jenis clurit.
Usai sampai di lokasi tawuran, kelompok remaja tersebut langsung bentrok dengan kelompok lainnya.
Selain duel dengan tangan kosong, mereka juga unjuk kebolehan memainkan clurit hingga salah satu kelompok lari tunggang langgang.
Kapolsek Cibeber Kompol Tio mengakui, aksi tawuran para remaja terjadi di wilayah hukum Polsek Cibeber.
“Kejadian tawurannya di Kampung Pasibagong Desa Sukamanah,” kata Tio, Jumat 16 Oktober 2026.
Mengenai identitas para remaja dan dugaan berstatus pelajar, Polsek Cibeber masih melakukan tahapan penyelidikan.
“Sedang kita dalami identitasnya apakah mereka para pelajar dan juga sedang dicari asal lembaga sekolahnya,” paparnya.
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menyesalkan, aksi tawuran remaja di wilayah Kecamatan Cibeber.
“Saya menyayangkan terjadinya aksi konvoi dan tawuran yang melibatkan pelajar bahkan membawa senjata tajam,” pungkasnya. (NRS)













Comment