Timbulkan Bau, Ratusan Warga Sukamulya Tolak Peternakan Sapi

Oplus_16908288

Wartacianjurnews.com- Warga Desa Kampung Singasari Sukamulya Kecamatan Sukaluyu memprotes pembangunan kandang sapi di area pemukiman.

Beredar kabar kandang sapi tersebut dimiliki oknum anggota militer aktif.

Sebanyak 150 warga terdampak bau dari limbah kotoran mendatangi kandang sapi. Pemdes setempat akhirnya memfasilitasi dilakukan audensi pada Sabtu malam 10 Oktober 2026.

Sempat terjadi adu mulut dan sedikit kericuhan. Beruntung, aksi tersebut berhasil diredam anggota Polsek Sukaluyu.

Kades Sukamulya, Wawan Kuswandi menjelaskan, terjadi penolakan keberadaan peternakan sapi lantaran sejumlah dampak negatif.

“Masyarakat meminta pihak perusahaan agar menutup kegiatan peternakan sapi, sebab mencemari lingkungan, kotorannya menimbulkan bau,” tutur Wawan.

Adapun audensi yang digelar Pemdes Sukamulya berujung pada kesepakatan.

“Hasil mediasi ada kesepakatan antara masyarakat dan perusahaan, diberi waktu satu minggu sapi-sapi harus dipindahkan,” ujarnya.

Ketua RW 09 Komarudin mengatakan, keberadaan peternakan sapi sudah berlangsung enam bulan. Pada dua bulan beroperasi sempat membuat perjanjian dengan masyarakat tidak akan menimbulkan bau. Namun janji tersebut tidak ditepati pihak perusahaan.

“Empat bulan setelah musyawarah malah timbul bau yang sangat menyengat,” kata Komarudin.

Kapolsek Sukaluyu Iptu Mulyadi memastikan, audensi tersebut berlangsung kondusif.

“Alhmadulillah audensi berjalan kondusif. Anggota kami turut mengamankan jalannya audensi,” pungkasnya. (NRS)

banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600

Comment