Wartacianjurnews.com – Perjuangan warga Desa Cibuluh, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, untuk mendapatkan layanan kesehatan kembali menyisakan kisah pilu. Erik Setiawan meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Bunut, Sukabumi, sementara seorang warga lainnya, Siti Lestari (16), masih berjuang melawan penyakit TB tulang.
Kepala Desa Cibuluh, Ana Supriatna, mengatakan jenazah Erik akhirnya tiba di rumah duka setelah menempuh perjalanan panjang dari rumah sakit.
“Setelah menempuh perjalanan lebih dari lima jam dari Rumah Sakit Bunut, akhirnya jenazah Erik Setiawan tiba di rumah duka,” ujar Ana Senin (14/9/2026)
Setelah tiba di rumah duka, jenazah Erik kemudian dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU).
Di tengah duka atas kepergian Erik, perhatian juga tertuju kepada Siti Lestari, gadis berusia 16 tahun yang kini masih menjalani pengobatan TB tulang.
Siti harus menjalani kontrol ke RS Welas Asih Bandung setiap 15 hari sekali. Namun, untuk bisa keluar dari wilayah tempat tinggalnya, Siti menghadapi medan yang sulit dan tidak dapat dilalui kendaraan.
Akibatnya, Siti harus dibawa menggunakan tandu dengan menempuh perjalanan lebih dari 10 kilometer hingga mencapai wilayah Kabupaten Garut, tepatnya Kecamatan Talegong.
Perjalanan dengan tandu tersebut harus dilakukan setiap kali Siti hendak menjalani kontrol ke Bandung.
Kondisi Erik dan Siti menjadi gambaran beratnya perjuangan warga Desa Cibuluh dalam memperoleh akses pelayanan kesehatan. Bagi warga yang sakit, perjalanan menuju fasilitas kesehatan bukan sekadar persoalan jarak, tetapi juga harus melewati medan yang sulit dan membutuhkan waktu berjam-jam.(dil).














Comment