Viral Warga Gelar Dangdut di Tengah Sungai Cidamar Cisel yang Mengering

Wartacianjurnews.com — Video warga menggelar konser dangdut di tengah Sungai Cidamar, Kampung Cidamar, Desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, viral di media sosial. Kegiatan tersebut berlangsung saat debit sungai menyusut dan menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 RI.

Dalam video berdurasi sekitar 49 detik, tampak sejumlah warga berkumpul di bagian sungai yang airnya masih tersisa. Sebagian warga terlihat melakukan aktivitas ngubek lauk atau mencari ikan dengan tangan kosong, sementara warga lainnya berjoget mengikuti musik dangdut dari atas panggung.

Panggung hiburan tersebut didirikan di bagian dasar sungai yang telah mengering. Di sekitar lokasi, sejumlah warga juga tampak melakukan aktivitas sehari-hari, termasuk mencuci pakaian dan kendaraan menggunakan air Sungai Cidamar.

Camat Cidaun Gagan Rusganda membenarkan kegiatan tersebut. Menurutnya, warga setempat memang memiliki tradisi tahunan untuk memeriahkan HUT RI dengan berbagai kegiatan, termasuk ngubek ikan dan hiburan dangdut.

“Setiap tahun, warga di sekitaran Sungai Cidamar rutin menggelar kegiatan menyambut dan meramaikan HUT RI. Salah satunya dengan ngubek lauk (ngubek ikan) dan konser dangdut untuk hiburan warga. Itu kegiatannya beberapa hari lalu,” kata Gagan, Senin (31/8/2026).

Gagan menjelaskan, kegiatan ngubek ikan biasanya dilakukan ketika memasuki musim kemarau dan debit Sungai Cidamar menyusut. Warga memanfaatkan kubangan air yang tersisa untuk mencari ikan yang sebelumnya ditanam di lokasi tersebut.

“Jadi setiap tahunnya ngubek ikan di kubangan yang ada. Tapi kalau debit sungai tinggi dan deras, tidak ada kegiatan tersebut,” ujarnya.

Menurut Gagan, kondisi dasar sungai yang mengering juga membuat warga mendirikan panggung hiburan. Meski demikian, pemerintah kecamatan akan memberikan pembinaan dan mengimbau warga agar kegiatan serupa tidak dilakukan di aliran sungai karena kondisi cuaca di wilayah hulu dapat berubah sewaktu-waktu.

“Karena kering sungainya, jadi dimanfaatkan untuk mendirikan panggung dan konser dangdut untuk hiburan rakyat. Meskipun warga sudah rutin, kami imbau untuk tetap hati-hati. Jika bisa dialihkan ke tempat lain yang lebih aman,” katanya.

Gagan mengingatkan, kondisi kemarau tidak sepenuhnya menghilangkan risiko banjir. Hujan deras di wilayah hulu berpotensi meningkatkan debit sungai secara tiba-tiba sehingga keselamatan warga tetap perlu menjadi perhatian.

“Musim kemarau pun bisa tiba-tiba hujan di hulu yang menyebabkan banjir bandang. Tetap harus mengutamakan keselamatan,” pungkasnya. (Ben)

banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600 banner 1131x1600

Comment