
wartacianjurnews.com.= Dari Lahan Sekolah ke Panen Berlimpah, Inovasi sederhana yang digerakkan guru mampu melahirkan hasil luar biasa, sekaligus menanamkan nilai kerja keras pada anak didik.
Upaya mengenalkan dunia pertanian sejak dini dilakukan oleh Ade Supriadi, S. Pd, guru di SDN Sarogol, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur. Ia mengajak anak didiknya menanam beragam jenis sayuran di lingkungan sekolah sebagai bagian dari edukasi praktis. Hasilnya tidak main-main. Dari kegiatan menanam tomat, siswa SDN Sarogol pernah mencapai panen hingga 6 kwintal.
“Kami ingin anak-anak belajar langsung dari tanah, bukan hanya dari buku. Dengan menanam, mereka bisa merasakan proses, kerja keras, dan hasil nyata,” ujar Ade Supriadi saat ditemui di sekolah rabu, 10-06-2026.
Inovasi yang dilakukan Ade Supriadi mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Ketua PGRI Kecamatan Cibeber, Nendi Sanudin, S. Pd, M. Pd, menyampaikan apresiasi atas langkah kreatif tersebut. “Program ini sangat positif. Anak-anak tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik yang bermanfaat untuk kehidupan mereka kelak,” kata Nendi.
Dukungan juga datang dari Kordik Kecamatan Cibeber, H. Dedi, S. Pd, M. Pd, yang menilai kegiatan ini sejalan dengan visi pendidikan berbasis karakter. “Edukasi pertanian sejak dini akan membentuk anak-anak yang mandiri dan peduli lingkungan,” ucap H. Dedi.
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Sarogol, Kohar Abdullah, S. Pd, menegaskan pihak sekolah sangat mendukung inovasi tersebut. “Kami bangga dengan langkah yang dilakukan Pak Ade. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Cianjur,” tuturnya.
Semua inovasi ini berakar dari sekolah berjiwa kebersahajaan, SDN Sarogol, beralamat di KP Sorogol RT 01 RW 02, Desa Selagedang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur tempat tumbuhnya anak-anak yang belajar bukan hanya dari buku, tetapi juga dari tanah yang mereka olah sendiri. (Red)













Comment