Geger di Bojongpicung, Anak 11 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi

Wartacianjurnews.com – Warga Desa Sukajaya, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, digegerkan dengan penemuan seorang bocah berusia 11 tahun yang ditemukan mengambang di saluran irigasi pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Korban diketahui masih duduk di bangku kelas V sekolah dasar.

Informasi penemuan tersebut segera dilaporkan warga kepada aparat desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta jajaran Polsek Bojongpicung. Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal sebelum tim Identifikasi Forensik (Inafis) Polres Cianjur tiba di tempat kejadian.

Pjs Kepala Desa Sukajaya, Deki Afrianto, mengatakan dirinya langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari perangkat desa dan pengurus lingkungan setempat.

Teks: Bocah kelas V SD ditemukan mengambang di saluran irigasi Bojongpicung Cianjur.
Foto: Petugas kepolisian bersama warga saat melakukan evakuasi dan penanganan di lokasi penemuan bocah yang ditemukan mengambang di saluran irigasi di Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur.

“Setelah menerima informasi dari aparat desa dan ketua RT/RW, kami langsung menuju lokasi. Ternyata benar ada seorang anak berinisial D (11) yang ditemukan di saluran irigasi induk,” ujar Deki.

Tak lama kemudian, petugas Polsek Bojongpicung bersama tim Inafis Polres Cianjur melakukan olah tempat kejadian perkara. Setelah proses pemeriksaan di lokasi selesai, jasad korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Cianjur untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Tim Inafis Polres Cianjur langsung melakukan olah TKP. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Cianjur untuk pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Deki menambahkan, pihak keluarga kemudian menerima informasi hasil pemeriksaan awal yang disampaikan melalui kepolisian. Berdasarkan informasi tersebut, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Kami menerima informasi bahwa korban meninggal dunia akibat tercebur ke saluran irigasi. Dari hasil pemeriksaan awal juga tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dari pihak lain,” ungkapnya.

Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih menangani peristiwa tersebut dan melakukan pendalaman guna memastikan seluruh rangkaian kejadian secara lengkap. (Ben)

Comment