Wartacianjurnews.com- PT Kereta Api Indonesia Daop 2 Bandung memastikan, gempa bumi yang terjadi pada Sabtu malam 6 Juni 2026 tidak mengakibatkan kerusakan fasilitas.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi di wilayah Cianjur berkekuatan magnitudo 3,5. Lokasinya berada pada 6,92 Lintang Selatan dan 107,12 Bujur Timur.
Manager Humas Daop 2 Bandung, Kuswardojo mengatakan, pasca terjadinya gempa bumi, pihaknya melakukan pengecekan sarana dan prasarana penunjang KA Siliwangi diantaranya stasiun dan rel kereta.
Hasil pengecekan tidak ditemukan kerusakan.
“Alhamdulillah tidak ada kerusakan fasilitas akibat gempa bumi,” kata Kuswardojo, Minggu 7 Juni 2026.
Namun, pasca guncangan dari gempa bumi, perjalanan KA Siliwangi sempat tertunda.
“Semalem KA Siliwangi nomor 345 mengalami keterlambatan 33 menit, untuk menunggu kepastian kondisi pemeriksaan prasarana pasca gempa Cianjur,” ujarnya.
Kuswardojo memastikan, jadwal keberangkatan KA Siliwangi sudah normal dan dapat diakses masyarakat.
“Dari tadi malem perjalanan KA sudah normal kembali,” pungkasnya. (NRS)













Comment