Wartacianjurnews.com- Pelaporan tanggung jawab sosial, Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan kepada Pemkab Cianjur terbilang minim mendapatkan kritik tajam dari Gerakan Aliansi Muda Cianjur.
Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Cianjur mencatat dari 121 perusahaan, hanya 15 yang patuh melaporkan CSR.
Ariyanto dari Gerakan Aliansi Muda Cianjur menilai, tingkat kepatuhan perusahaan yang minim melaporkan, menandakan Baperidda lebih piawai merancang dokumen ketimbang membaca realitas potensi CSR dalam membangun daerah.
“Kalau potensi saja tidak pernah dihitung, lalu apa yang sebenarnya direncanakan, pembangunan atau sekedar formalitas tahunan?,” kata dia, Kamis 21 Mei 2026.
Menurutnya, Baperidda seakan tidak bertindak tegas terhadap para perusahaan di Cianjur.
“Harusnya menjadi simpul penghubung antara kepentingan publik dan dunia usaha,” ujarnya.
Kepala Bidang PSDA Bapperida Cianjur, Cece Gunawan mengakui, soal minimnya kesadaran dalam melaporkan CSR ke Pemkab Cianjur.
“Hanya 15 perusahaan yang melaporkan alokasi anggaran CSR ke Baperida Cianjur, sisanya sekitar 121 perusahaan, bahkan bisa lebih,” kata Cece. (NRS)













Comment