Wartacianjurnews.com — PT Bes Sejati Konesia mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah sempat mengalami masa sulit pada periode Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri. Hal tersebut disampaikan oleh General Manager (GM) perusahaan, Denda.
Denda mengungkapkan bahwa kendala yang dihadapi perusahaan berasal dari masalah internal, terutama terkait komposisi produksi yang tidak sesuai ketentuan. Saat itu, produksi perusahaan didominasi pasar lokal sebesar 70 persen, sementara ekspor hanya mencapai 30 persen.
Kondisi tersebut berdampak pada terhentinya aktivitas ekspor-impor, sehingga operasional perusahaan hanya berjalan di sektor domestik. Dampaknya, perusahaan mengalami kesulitan dalam memenuhi kewajiban terhadap karyawan.
“Situasi ini berdampak besar terhadap kondisi perusahaan, termasuk ketidakmampuan dalam memenuhi kewajiban kepada karyawan,” ujar Denda, Jumat (1/5/2026)
Namun demikian, ia memastikan bahwa persoalan internal tersebut kini telah diselesaikan. Dengan demikian, aktivitas ekspor-impor perusahaan sudah kembali berjalan normal.
“Alhamdulillah, sekarang sudah selesai. Ini menjadi angin segar bagi kami untuk kembali beroperasi secara normal,” katanya.
Selain itu, perusahaan juga mendapatkan buyer baru dari Korea yang dinilai akan memperkuat keberlangsungan usaha ke depan.
Seiring dengan membaiknya kondisi, PT Bes Sejati Konesia berencana membuka lowongan kerja bagi 100 karyawan untuk memenuhi kebutuhan produksi.
Tak hanya fokus pada rekrutmen, perusahaan juga menjalin kerja sama dengan sejumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Cianjur. Program tersebut memungkinkan siswa untuk menjalani magang sekaligus membuka peluang kerja setelah lulus.
“Dengan adanya kerja sama ini, siswa bisa mendapatkan pengalaman kerja lebih awal. Bahkan setelah lulus, mereka berkesempatan langsung bekerja di perusahaan,” jelas Denda.
Langkah ini diharapkan tidak hanya mempercepat pemulihan perusahaan, tetapi juga berkontribusi dalam menekan angka pengangguran di Kabupaten Cianjur. (dil)














Comment