Wartacianjurnews.com – Kelangkaan gas LPG 3 kilogram mulai dirasakan warga jelang Hari Raya Idulfitri. Pantauan pada Kamis (19/3/2026) di Pasar Induk Cianjur, sejumlah konsumen mengaku kesulitan mendapatkan gas bersubsidi tersebut.
Tak hanya langka, sebagian kios pengecer bahkan terlihat tutup lantaran kehabisan stok. Kondisi ini membuat warga harus berkeliling mencari gas LPG 3 kg ke berbagai tempat.
Siti (38), salah satu warga, mengaku sudah mendatangi beberapa kios sejak pagi hari namun tak kunjung mendapatkan gas yang dibutuhkan.
“Saya sudah keliling dari pagi ke beberapa kios, tapi gas 3 kilo kosong semua. Mau masak jadi susah, apalagi ini sudah mau Lebaran. Harapannya sih pemerintah segera turun tangan karena ini kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya. Selain sulit didapat, harga gas LPG 3 kg di tingkat pengecer juga mengalami kenaikan.
“Atau kalaupun ada, harganya jadi mahal. Biasanya di pasar Rp19 ribu, sekarang bisa sampai Rp20 ribu, di warung Rp25 ribu. Kami sebagai masyarakat kecil jelas keberatan,” kata seorang konsumen lainnya.
Kelangkaan ini diduga akibat tingginya permintaan menjelang Lebaran serta distribusi yang tidak lancar. Warga berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah untuk menstabilkan pasokan dan harga gas LPG 3 kg di pasaran. (dil)














Comment