Dilaporkan ke Polisi, Arisan Lebaran Diduga Rugikan Ratusan Orang dengan Kerugian Ratusan Juta

Wartacianjurnews.com – Polres Cianjur menerima laporan dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan terkait arisan paket Lebaran yang mencuat di Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur.

Kapolres Cianjur, AKBP Dr. Ahmad Alexander Yurikho Hadi, mengatakan laporan tersebut diterima Satuan Reserse Kriminal pada Rabu (18/3/2026) dari salah satu warga yang mengaku mewakili banyak korban.

“Yang melapor mengaku bukan satu-satunya korban, melainkan bersama dengan paling tidak sekitar 400 orang lainnya. Namun jumlah tersebut masih akan kami verifikasi,” ujar Kapolres.

Dugaan Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Dalam laporan awal, seorang terlapor berinisial DS (43) disebut diduga terlibat dalam praktik penipuan dan penggelapan.

Kapolres menyebutkan, nilai kerugian sementara yang dilaporkan mencapai sekitar Rp500 juta, namun masih dalam proses pendalaman oleh penyidik.

“Nilai kerugian sekitar Rp500 juta, namun ini masih kami validasi,” katanya.

Arisan Berjalan Sejak 2012

Berdasarkan keterangan awal, kegiatan arisan tersebut disebut telah berjalan sejak sekitar tahun 2012.

Dalam praktiknya, dana yang dihimpun dari peserta diduga digunakan untuk menutup kewajiban sebelumnya.

“Modus operandi yang terjadi adalah tutup lubang gali lubang. Ini masih kami dalami,” ujar Kapolres.

Status Masih Terlapor

Kapolres menegaskan, saat ini status DS masih sebagai terlapor dan tengah menjalani proses pemeriksaan oleh penyelidik.

“Masih dalam tahap penyelidikan. Nanti akan kami tentukan apakah naik ke tahap penyidikan,” jelasnya.

Polisi juga membuka kemungkinan langkah lanjutan, seperti penyitaan, penggeledahan hingga penahanan apabila ditemukan cukup bukti.

Polisi Dalami Jumlah Korban dan Aliran Dana

Selain memeriksa terlapor, penyidik juga mendalami jumlah korban yang sebenarnya serta aliran dana dalam kegiatan arisan tersebut.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan konstruksi perkara serta menentukan unsur pidana yang dapat dikenakan.

Atensi Jelang Idulfitri

Kapolres menambahkan, kasus ini menjadi perhatian karena terjadi menjelang Hari Raya Idulfitri, saat masyarakat tengah mempersiapkan kebutuhan Lebaran.

“Ini menjadi atensi kami karena berkaitan dengan masyarakat yang akan menikmati hari raya, namun tidak bisa karena yang dijanjikan tidak terealisasi,” pungkasnya. (Ben)

Comment