Wartacianjurnews.com – Peristiwa dugaan ledakan gas LPG 3 kg terjadi di Kampung Kayu Manis, Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. Kejadian tersebut menyebabkan dua rumah rusak dan tiga warga dilaporkan mengalami luka-luka.
Ketua RW setempat, Saepul Akbar, mengatakan warga pertama kali mendengar suara ledakan dari arah salah satu rumah pada malam hari. Warga kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan sumber suara tersebut. “Pada malam tanggal 9 sekitar pukul 23.55 WIB kami mendengar suara ledakan dari lokasi. Setelah ditelusuri, diduga berasal dari tabung gas LPG 3 kilo,” ujar Saepul Akbar.

Menurutnya, penyebab pasti kejadian tersebut masih belum diketahui. Warga hanya mendapati adanya percikan api sesaat setelah ledakan terjadi. “Kami tidak tahu pasti apakah dari tabungnya atau dari selangnya. Setelah terjadi ledakan sempat ada percikan api, tetapi warga langsung berdatangan dan membantu memadamkan,” katanya.
Akibat dugaan ledakan gas LPG 3 kg tersebut, dua rumah mengalami kerusakan. Satu rumah merupakan lokasi yang diduga menjadi titik ledakan, sementara rumah tetangga terdampak akibat dinding yang roboh karena tekanan ledakan. “Yang rusak dua rumah. Satu rumah tempat kejadian, kemudian dindingnya jebol diduga karena tekanan ledakan dan menimpa rumah tetangga,” ucapnya.
Saepul menyebut terdapat tiga korban dalam peristiwa tersebut. Dua orang mengalami luka bakar cukup serius dan saat ini menjalani perawatan di rumah sakit. “Korban ada tiga orang. Dua korban kondisinya cukup parah dengan luka bakar sekitar 80 persen dan sekarang menjalani perawatan di rumah sakit. Satu korban lainnya alhamdulillah sudah bisa pulang,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Pacet, Neng Didi, mengatakan pihak kecamatan menerima laporan dari pemerintah desa setelah kejadian tersebut. Korban kemudian langsung dibawa ke RSUD Cimacan untuk mendapatkan penanganan medis. “Begitu kejadian, pemerintah desa melaporkan ke kecamatan dan korban langsung dibawa ke RSUD Cimacan sehingga segera tertangani,” kata Neng Didi.
Ia menambahkan pihak kecamatan telah melaporkan kejadian tersebut kepada Bupati Cianjur serta menyalurkan bantuan awal bagi warga terdampak. “Kami datang bersama rekan-rekan kecamatan membawa bantuan. Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial, BPBD, dan karang taruna untuk bantuan lanjutan,” ujarnya.
Pemerintah desa bersama kecamatan juga tengah menyiapkan tempat tinggal sementara bagi keluarga korban sambil menunggu perbaikan rumah yang rusak. “Sementara kami bersama pemerintah desa berinisiatif mencari rumah kontrakan bagi keluarga korban sebelum rumahnya diperbaiki melalui swadaya masyarakat,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat menggunakan tabung gas elpiji di rumah. “Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati menggunakan tabung gas elpiji, terutama memperhatikan kondisi selang dan perlengkapannya,” tutupnya. (Ben)













Comment