Wartacianjurnews.com – Listrik padam berulang saat Ramadhan memicu reaksi warga di Kecamatan Tanggeung, Kabupaten Cianjur. Puluhan warga mendatangi kantor PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanggeung, Selasa (24/2/2026) malam.
Warga tiba sekitar pukul 20.45 WIB untuk meminta penjelasan terkait pemadaman yang disebut terjadi beberapa kali dalam sehari. Aksi berlangsung di halaman kantor dan warga berupaya menemui pimpinan setempat.

Tokoh warga Cianjur Selatan, Anan Hermawan, mengatakan pemadaman listrik semakin sering terjadi sejak awal Ramadhan. Dalam sehari, menurutnya, listrik bisa padam hingga tiga sampai empat kali.
“Cianjur Selatan ini sering mati lampu. Paling parah sejak beberapa hari terakhir atau sejak awal Ramadhan, sehari bisa tiga atau empat kali mati listrik,” ujarnya di lokasi.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut mengganggu aktivitas masyarakat, terutama saat waktu sahur dan jam kerja pelaku usaha kecil. Beberapa warga juga mengeluhkan peralatan elektronik yang rusak.
“Kadang setelah mati listrik, beberapa menit kemudian nyala dengan daya rendah. Jadinya alat elektronik rusak,” katanya.
Sementara itu, Manager ULP Tanggeung, Egi Kusmiprayogi, menyampaikan gangguan dipicu cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir. Hujan deras dan angin kencang menyebabkan pohon tumbang dan merusak jaringan listrik.
“Intensitas hujan dan angin kencang cukup tinggi sehingga menyebabkan beberapa pohon tumbang yang mengenai jaringan kami. Ada tiang listrik roboh dan jaringan SUTM putus,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya telah mengerahkan personel untuk mempercepat perbaikan dan normalisasi sistem secara bertahap. PLN juga mengimbau masyarakat melaporkan gangguan melalui aplikasi PLN Mobile atau contact center resmi. (Ben)













Comment