Warga Pondoklame Keluhkan Limbah Dapur SPPG Songgom yang Diduga Ganggu Pertanian

Busa putih diduga berasal dari limbah dapur SPPG Songgom tampak menggenang di aliran air dekat area persawahan warga Kampung Pondoklame, Desa Songgom, Kecamatan Gekbrong.

Wartacianjurnews.com – Warga Kampung Pondoklame RT 01 RW 05, Desa Songgom, Kecamatan Gekbrong, mengeluhkan adanya limbah dari dapur Satuan Penyedia Pangan Gizi (SPPG) Songgom yang diduga mencemari lahan pertanian di sekitar permukiman.

Ketua RW 05, Ade Suryana, mengatakan bahwa sejak dapur SPPG mulai beroperasi, sejumlah petani mulai merasakan dampaknya. Menurutnya, limbah yang mengalir ke area persawahan dinilai merusak tanah dan tanaman.

“Limbah dari dapur SPPG ini sangat mengganggu. Yang paling merusak itu limbah dari sabun. Sejak ada SPPG, pendapatan petani jadi menurun,” ujar Ade.

Busa putih diduga berasal dari limbah dapur SPPG Songgom tampak menggenang di aliran air dekat area persawahan warga Kampung Pondoklame, Desa Songgom, Kecamatan Gekbrong.

Seorang petani, H. Dudu, turut merasakan dampak tersebut. Ia menyebutkan bahwa hasil panen dari dua petak sawah miliknya turun drastis sejak munculnya limbah yang diduga berasal dari dapur SPPG.

“Biasanya dua petak sawah itu bisa menghasilkan 650 kilogram. Sekarang setelah ada limbah, cuma dapat sekitar 300 kilogram,” ungkapnya.

Sementara itu, VIC SPPG Songgom, Devi, menanggapi bahwa pihaknya belum pernah menerima keluhan langsung dari warga terkait dugaan pencemaran limbah tersebut.

“Kami belum pernah menerima keluhan soal limbah. Jika memang ada warga yang merasa dirugikan, kami persilakan datang langsung ke dapur SPPG untuk kami tindak lanjuti,” kata Devi.

Hingga kini warga berharap ada langkah cepat dari pihak terkait untuk memastikan sumber limbah dan melakukan penanganan agar dampak terhadap pertanian tidak semakin meluas. (dil)

Comment