Wartacianjurnews.com – Kasus dugaan penipuan investasi kos-kosan di Kabupaten Cianjur dilaporkan menunjukkan perkembangan penanganan. Korban berinisial OR (40), warga Kelurahan Pamoyanan, mengaku telah kembali dimintai keterangan oleh pihak kepolisian pada awal pekan ini.
OR mengatakan, saat mendatangi kantor kepolisian, dirinya mendapatkan informasi bahwa laporan yang sebelumnya disampaikan telah ditingkatkan proses penanganannya.

“Senin kemarin saya datang ke Polsek untuk diminta keterangan. Laporan saya katanya sudah dinaikkan,” ujar OR, Jumat (13/2/2026).
Korban mengaku mendapat informasi bahwa keberadaan pihak terlapor saat ini telah dikantongi oleh pihak kepolisian sektor Cianjur Kota.
Meski demikian, korban mengaku belum mengetahui secara detail perkembangan lanjutan proses penanganan perkara tersebut.
Selain itu, korban juga menyebut terdapat dugaan korban lain dalam kasus serupa, meski belum merinci identitas maupun jumlahnya.
Kapolsek Cianjur Kota, Kompol Yadi Kusyadi, SH, MH menegaskan pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan dan penanganan perkara secara maksimal kepada masyarakat.
“Pokoknya kita lakukan yang terbaik untuk masyarakat,” ujarnya.
Meski sebelumnya mengaku menunggu kepastian perkembangan penanganan kasus, OR menyebut saat ini sudah ada progres dalam penanganan laporan.
“Ada perkembangan. Saya berharap kasus ini bisa segera ada kepastian,” katanya.
OR mengaku kondisi ekonomi keluarganya terdampak akibat kerugian yang dialaminya. Saat ini, ia mengaku belum memiliki pekerjaan tetap dan berencana membuka usaha kecil jika memiliki modal.
“Saya ingin usaha kecil-kecilan, tapi belum punya modal. Mau kerja serabutan juga sulit karena harus membawa anak yang masih balita,” ujarnya.
Sebelumnya, OR mengaku mengalami kerugian sekitar Rp100 juta setelah mengikuti investasi gadai kos-kosan yang ditawarkan melalui media sosial pada 2024 lalu. Korban mengaku tergiur iming-iming keuntungan bulanan yang dijanjikan.
Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke kepolisian pada Juli 2025 dan saat ini disebut masih dalam proses penanganan. (Ben)













Comment