Sawah di Hegarmanah Diserang Wereng, Terancam Gagal Panen

DISERANG HAMA, sawah di Desa Hegarmanah Kecamatan Karangtengah terancam gagal panen karena serangan hama wereng.(Septa Ahmad Dani/Warta Cianjur)

Wartacianjurnews.com- Serangan hama wereng merebak di Desa Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah.

DISERANG HAMA, sawah di Desa Hegarmanah Kecamatan Karangtengah terancam gagal panen karena serangan hama wereng.(Septa Ahmad Dani/Warta Cianjur)

Para petani pun mengeluhkan ancaman hama wereng dapat mengancam hasil panen padi di sawah masing-masing.

Ujang (50), salah satu petani setempat menjelaskan, serangan wereng mulai terlihat sejak dua pekan terakhir.

Itu terlihat atau ditandakan dari daun-daun padi yang mulai menguning dan mengering sebelum waktunya.

“Tanaman sudah mulai menguning padahal belum waktunya panen. Kami khawatir gagal panen,” tutur Ujang.

Solusi dari hama wereng kata Ujang, dengan obat penangkal yang dijual di toko pertanian, namun harga dari obat tersebut terbilang mahal.

“Kalau tidak segera ditangani maka itu para petani disini harus membeli obat semprot seharga Rp95.000/botol,” kata dia.

Maka dari itu, Ujang berharap ada bantuan obat penangkal hama wereng dari pemerintah.

“Para petani berharap ada bantuan dari dinas pertanian untuk penanganan hama ini, seperti penyemprotan massal dan penyuluhan terkait pencegahan hama secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Sekretaris desa (Sekdes) Hegarmanah Deden Hamdani Yusup mengatakan, para petani telah menyampaikan keluhan terkait serangan hama wereng ke area pesawahan.

Atas hal tersebut, Deden meminta intansi terkait membantu para petani di desa nya agar hasil panen lebih maksimal.

“Kami dari pihak desa meminta kepada intansi terkait segera memberikan bantuan baik berupa obat obatan, maupun sosialisasi pendampingan terhadap para petani,” pungkasnya. (SP)

Comment