WartaCianjur- Pihak rumah sakit umum daerah (RSUD) Sayang Cianjur mengakui masih adanya praktek percaloan dengan dalih membantu masyarakat atau pasien.

Padahal, RSUD Sayang Cianjur berencana untuk menuju Rumah Sakit Internasional.
Direktur RSUD Sayang dr. Irvan Nur Fauzy mengatakan, praktek calo itu masih ada tetapi dengan cara sembunyi-sembunyi.
“Calo di RSUD Cianjur ada namun dengan Cara sembunyi-sembunyi, Tapi usaha mengungkap itu kan terus dilakukan Pihak RSUD Cianjur,” kata dr Irvan.
Akhir-akhir ini dr Irvan menyebutkan, pihak RSUD Sayang sudah mengetahui identitas beberapa calo.
“Beberapa Calo sudah kami dapatkan, dan kami mohon bantuannya dari masyarakat untuk melaporkan, karna kalau tidak ada laporan dari masyarakat agak sulit, tapi kita sudah perketat,” tandasnya. (bay)














Comment