Wartacianjurnews.com- Ketua DPRD Cianjur Metty Triantika menanggapi kegagalan panen 120 hektare lahan sawah di Kecamatan Ciranjang.

Kegagalan panen di area pesawahan itu itu diakibatkan serangan hama burung pipit dan penyakit tanaman.
Metty menegaskan, langkah yang harus diambil Pemkab Cianjur dengan melakukan pendataan.
“Jadi pendataan merupakan tahap awal yang penting sebelum Pemkab Cianjur mengambil kebijakan selanjutnya,” kata Metty, Rabu 21 Januari 2026.
Selanjutnya dilakukan penanganan jangka pendek, salah satunya manfaatkan teknologi pertanian ramah lingkungan.
“Tingkatan kapasitas petani dalam menghadapi risiko perubahan iklim dan serangan organisme pengganggu tanaman. Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” paparnya.
Metty berjanji, DPRD Cianjur berkomitmen mengawal kebijakan anggaran dan program pertanian agar berpihak pada perlindungan petani.
“Kami mendorong optimalisasi asuransi pertanian, sehingga kejadian gagal panen tidak lagi sepenuhnya menjadi beban petani di masa mendatang,” pungkasnya. (NRS)














Comment