Wartacianjurnews.com – Pemerataan pemanfaatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Sukawangi, Kecamatan Warungkondang, hingga kini masih belum terealisasi.
Sejumlah sekolah di wilayah tersebut masih menerima suplai makanan dari dapur SPPG yang berlokasi di Kampung Kadudampit, Desa Rancagoong, Kecamatan Cilaku, di luar Kecamatan Warungkondang. Akibatnya, dapur SPPG Sukawangi hanya menyuplai makanan MBG untuk ibu hamil dan balita, sementara sekolah setempat tetap mengandalkan suplai dari luar wilayah.
Situasi ini menjadi sorotan setelah tercatat sudah tiga kali ditemukan belatung pada makanan MBG yang disuplai dari SPPG Rancagoong ke sekolah. Temuan tersebut semakin memperkuat desakan agar pemerataan suplai serta evaluasi kualitas makanan segera dilakukan.
Asisten Lapangan (Aslap) SPPG Sukawangi, Ari Teguh Ramadhan, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan musyawarah bersama unsur terkait sebagai tindak lanjut program pemerataan MBG.
“Hasil musyawarah sudah ada, tinggal menunggu surat serah terima suplai dari SPPG Rancagoong. Namun sampai sekarang surat tersebut belum juga dikeluarkan,” ujar Ari.
Ia berharap proses administrasi segera diselesaikan agar suplai makanan kembali sesuai zonasi dapur dan pengawasan kualitas dapat lebih optimal.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SPPG Rancagoong terkait alasan belum diterbitkannya surat serah terima maupun tanggapan atas berulangnya temuan belatung pada makanan yang dikirimkan ke sekolah. (dil)













Comment