Pasien Maag Kambuhan Diduga Tidak Ditangani RSUD Sayang, Begini Kronologisnya! 

Gedung IGD RSUD Sayang Cianjur. (Dok/Warta Cianjur).

Wartacianjurnews.com- Seorang pasien, N diduga tidak ditangani secara medis saat berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sayang Cianjur.

Gedung IGD RSUD Sayang Cianjur. (Dok/Warta Cianjur).

Diketahui, N dilarikan ke RSUD Sayang lantaran mengeluhkan gejala sakit maag.

N menjelaskan, awalnya merasakan sakit di bagian perut, yang mana merupakan penyakit kambuhan.

“Saya sakit maag akut, kambuh lagi. Sekitar magrib kerasa nya, langsung dibawa ke RSUD Sayang,” kata N, Jum’at 9 Januari 2026.

Setelah ditempatkan di IGD, gejala maag yang dirasakan N tak kunjung membaik dan meminta ke perawat agar segera diperiksa dokter. Namun hingga satu jam dokter tak kunjung datang.

N lalu menanyakan kepada perawat perihal keberadaan dokter dan mendapatkan jawaban bahwa dokter-dokter tengah melakukan tindakan medis ditengah kondisi membludaknya pasien.

N pun mengaku heran, atas jawaban perawat, pasalnya ruangan IGD tidak penuh atau dalam kondisi sepi pasien.

“Saya tanya ke perawat, dokternya sibuk, karena banyak pasien, padahal ruangan tidak penuh,” ujarnya.

Khawatir kondisinya memburuk, N memutuskan untuk dirawat di salah satu klinik.

“Saya langsung pulang, ke klinik aja, karena takut kondisi kesehatan saya malah makin parah,” pungkasnya.

Wartawan Warta Cianjur mencoba mengkonfirmasi perihal pasien diduga tidak ditangani secara medis saat berada di ruangan IGD RSUD Sayang kepada Humas RSUD Sayang Raya Sandy, namun baik pesan singkat maupun telepon tidak dijawab. (Redaksi)

Comment