Orang Tua Murid Mengamuk, Ancam Hancurkan Dapur MBG Cianjur

Wartacianjurnews.com — Amarah orang tua murid memuncak setelah anaknya menjadi korban dugaan keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Mereka bahkan mengancam akan mendatangi dapur penyedia makanan MBG yang baru beroperasi kurang dari dua minggu itu.

“Saya lagi kerja di kebun, dapat kabar dari anak saya yang besar kalau si bungsu dirawat di puskesmas. Belum sempat bersih-bersih, baju masih penuh tanah kebun langsung berangkat ke puskesmas. Saya tahu itu makanan bukan dari sekolah, tapi dari dapur. Sempat saya berpikir ingin menghancurkan dapur tersebut, namun ditahan keluarga,” ujar salah satu orang tua murid dengan nada geram, Kamis (11/9).

Siswa SD di Cugenang, Cianjur, dirawat di Puskesmas akibat dugaan keracunan makanan program MBG.
Foto: Seorang siswa SD di Kecamatan Cugenang, Cianjur, mendapat perawatan medis di Puskesmas Cugenang usai diduga keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ancaman itu muncul setelah puluhan siswa SDN Salakawung dan SMP Budi Luhur di Desa Sarampad tumbang usai menyantap menu MBG berupa nasi goreng, tahu goreng, telur mata sapi, buah lengkeng, dan susu mineral. Tiga murid SDN Salakawung serta satu siswa SMP Budi Luhur masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas Cugenang.

Kemarahan orang tua menambah panjang kontroversi program MBG di Kabupaten Cianjur yang sebelumnya juga menuai kritik akibat berulang kali memicu kasus keracunan massal. (Ben)

Comment