Okupansi Hotel di Cianjur Turun 20 Persen di Libur Lebaran 2025, PHRI Sebut Dua Faktor Penyebab!

Wartacianjurnews.com- Tingkat hunian atau okupansi hotel di Kabupaten Cianjur pada libur lebaran 2025 mengalami penurunan sekitar 20 persen hingga 21 persen dari libur lebaran 2024.

Ilustrasi kamar hotel. (Net)

Jika dirata-ratakan hanya sebesar 48 persen kamar terisi dari total 1.857 kamar di 37 hotel anggota Perhimpunan Hotel Resto Indonesia (PHRI) Kabupaten Cianjur.

Adapun puncak hunian terjadi di H+2 dan H+3 lebaran sekitar 49 persen.

Ketua Perhimpunan Hotel Resto Indonesia (PHRI) Kabupaten Cianjur Nano Indrapraja mengatakan, ada dua faktor penurunan tingkat hunian di lebaran tahun 2025 yakni melemahnya ekonomi masyarakat dan keberadaan vila-vila di kawasan perumahan.

“Pertama karena faktor ekonomi masyarakat dan kedua vila-vila di perumahan yang disewakan, karena kalau dihitung jumlahnya banyak sekali. Padahal itu diperuntukan singgah pribadi bukan untuk di komersilkan,” kata Nano, Senin 7 April 2025.

Nano menyebutkan, di malam takbiran, tingkat hunian anggota mencapai 48 persen. Selama H+1 hingga H+6 mengalami kenaikan dan penurunan.

“H+1 lebaran hunian mencapai 40 persen, H+2 49 persen, H+3 49 persen, H+4 40 persen dan H+5 konsisten di posisi 40 persen, tetapi anjlok di H+6 tepatnya hari ini yang hanya 15 persen,” ujarnya.

Untuk meningkatkan daya tarik hotel, Nano menyarankan hotel-hotel lebih meningkatkan pelayanan dan atraksi yang dapat menarik calon tamu yang menginap.

“Mencari solusi jalan keluar dengan mencari segmen market lain, dan ini dihadapkan pada kenyataan yang memang harus dijalankan untuk mempertahankan usaha jasa akomodasi,” pungkasnya. (Redaksi)

Comment