Netizen Ramai-Ramai Sindir Pemerintah Usai Ribuan Warga Serbu Lowongan Kerja Toko Khaira: “Mana 19 Juta Lapangan Kerja Itu?”

Tangkapan layar komentar netizen di TikTok menanggapi video ribuan pelamar kerja di Toko Khaira Cianjur, tampak komentar bernada sindiran dan kritik terhadap pemerintah dan kondisi pengangguran nasional.
Keterangan Foto: Tangkapan layar komentar netizen di TikTok menanggapi video ribuan pelamar kerja di Toko Khaira, Cianjur, yang viral dalam beberapa jam terakhir.

Wartacianjurnees.com – Fenomena ribuan pencari kerja yang memadati proses rekrutmen di Toko Khaira Cianjur bukan hanya menjadi sorotan warga lokal, tapi juga menuai reaksi luas netizen di media sosial TikTok. Tayangan video yang memperlihatkan kerumunan pelamar sejak subuh menuai komentar pedas, kebanyakan menyentil pemerintah hingga kondisi ketenagakerjaan nasional.

Tangkapan layar komentar netizen di TikTok menanggapi video ribuan pelamar kerja di Toko Khaira Cianjur, tampak komentar bernada sindiran dan kritik terhadap pemerintah dan kondisi pengangguran nasional.
Keterangan Foto: Tangkapan layar komentar netizen di TikTok menanggapi video ribuan pelamar kerja di Toko Khaira, Cianjur, yang viral dalam beberapa jam terakhir.

Salah satu pengguna TikTok, @Reza Mubarok menulis dengan nada sarkas, “Kaya butuh banyak aja ampun gua mah.. perusahaan heboh kalau buka loker di posting terus. Padahal kalau cuma butuh dikit mah mulut ke mulut aja.” Komentar ini menyinggung maraknya promosi lowongan di medsos meski kuota kerja terbatas.

Lain halnya dengan @Hyper Random yang menyoroti stagnasi ekonomi daerah. “Sebagai orang Cianjur miris melihat ini. 10 tahun yang lalu cari kerja susahnya minta ampun, ternyata sekarang masih aja,” tulisnya.

Sementara itu, komentar bernada getir datang dari @Nandini Alya yang menuliskan, “Indonesia miris pengangguran, udah lamar sana sini masih belum dapet kerja, kebanyakan kualifikasinya harus perfect: bisa ini itu, jago ngomong/acting segala macem, trus kalo yg ga bisa ga boleh kerja gitu?”

Netizen lain, @Ovaleli, mengingatkan bahwa kondisi ini bukan hanya terjadi di Cianjur. “Bukan Cianjur aja.. seluruh Indonesia. Buka mata dong Menteri Tenaga Kerja dan Pemerintah,” katanya.

Komentar yang paling menyengat datang dari @kayla putri yang menyentil janji pemerintah pusat: “‘Menciptakan 19 juta lapangan pekerjaan,’ kata orang yang masih dicariin kerja sama bapaknya ampe nabrak konstitusi.” Sindiran ini diduga merujuk pada salah satu petinggi negara dan menambah panas perbincangan di dunia maya.

Fenomena ribuan pelamar berebut 50 posisi kerja di toko ritel lokal ini memperlihatkan realita krisis ketenagakerjaan yang masih menghantui Indonesia, khususnya di daerah seperti Cianjur. Video viral tersebut kini telah ditonton puluhan ribu kali dan menuai ribuan komentar.

Sebelumnya, Toko Khaira membuka lowongan untuk posisi kasir, pramuniaga, bagian gudang, dan konten kreator. Proses interview dilakukan langsung saat pelamar datang, dengan gaji training Rp1,8 juta sebelum naik ke standar UMR.

Di tengah program-program besar yang digembar-gemborkan pemerintah, netizen tampak mulai kehilangan kepercayaan dan memilih bersuara lewat media sosial. (Ben)

Comment