Wartacianjurnews.com — Keracunan jamur liar kembali terjadi di Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Kamis (22/1/2026). Tiga warga Kampung Tugaran, Desa Sukamulya, dilarikan ke RS Dokter Hafidz (RSDH) Cianjur setelah mengalami mual, muntah, pusing, dan lemas.
Kapolsek Cikalongkulon AKP Arip Titim Firmanto mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan ke rumah korban pada Kamis malam sekitar pukul 19.50 WIB. Pengecekan dilakukan di Kampung Tugaran RT 003/001, Desa Sukamulya.
“Selamat Malam Komandan, ijin melaporkan pada hari Kamis tanggal 22 Januari 2026 sekira pukul 19.50 WIB, telah dilaksanakan pengecekan ke rumah korban di Kp. Tugaran Rt. 003/001 Desa Sukamulya Kecamatan Cikalongkulon Kabupaten Cianjur,” kata AKP Arip.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Jamur liar dibawa ke rumah oleh anak dari salah satu korban, kemudian dimasak dan dikonsumsi bersama oleh tiga korban.
“Bahwa pada hari Kamis 22 Januari 2026 di sekitar jam 13.00 Wib anak Sdr. Heni membawa jamur ke rumah lalu di masak oleh kakanya, lalu di makan oleh ke 3 korban,” ujarnya.
Korban dalam kejadian ini yaitu Heni Hendrawati (47), Seli Marselina (26), serta seorang anak berusia 13 tahun berinisial M.R.N. Ketiganya merupakan warga Kampung Tugaran, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikalongkulon.
Menurut laporan, sekitar pukul 15.30 WIB ketiga korban mengalami mual, muntah, pusing, dan lemas. Mereka kemudian dibawa ke RSDH Cianjur menggunakan ambulans Desa Sukamulya untuk mendapatkan penanganan medis.
“Sekira jam 15.30 Wib, ke 3 korban mengalami mual, muntah, pusing dan lemas kemudian langsung dibawa ke RSDH Hapis Cianjur menggunakan ambulance Desa Sukamulya,” kata AKP Arip.
Polisi juga mencatat saksi-saksi di sekitar lokasi, yakni Deria Ernayani (23), I. Purnama (60), dan Yayan Sopyan (36). Perkembangan selanjutnya akan dilaporkan sesuai hasil pemantauan di lapangan.
Sebagai informasi, sehari sebelumnya Polsek Cikalongkulon juga melakukan pengecekan terhadap korban keracunan jamur liar di wilayah Desa Mekarsari yang menjalani penanganan medis. (Ben)














Comment