Wartacianjurnews.com — Kasus Dugaan Keracunan MBG Cianjur yang sebelumnya dilaporkan terjadi di tiga kecamatan terus ditindaklanjuti. Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan melakukan penutupan sementara dapur MBG serta evaluasi menyeluruh, sembari menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
Koordinator Wilayah BGN Cianjur, Sirojudin, mengatakan langkah penanganan di lapangan dilakukan sesuai prosedur ketika terjadi dugaan keracunan.
“Apabila terjadi dugaan keracunan, dapur akan ditutup sementara. Saat ini penutupan masih dalam proses dan surat resminya akan diterbitkan oleh pihak terkait,” ujar Sirojudin, Rabu (28/1/2026).
Ia menyampaikan, berdasarkan laporan yang diterima hingga Rabu malam, jumlah laporan warga yang mengalami gejala mencapai sekitar 220 orang. Dari jumlah tersebut, 48 korban dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lanjutan.
“Informasi terakhir, masih ada 14 orang yang menjalani perawatan,” katanya.
Terkait perkembangan di wilayah Kecamatan Kadupandak, Sirojudin menyebut laporan terakhir mencatat 12 orang mengalami gejala, dan sebagian di antaranya telah dipulangkan setelah kondisi membaik.
“Untuk wilayah lain, kami masih menunggu laporan lanjutan dari dapur penyedia dan OSPG,” ujarnya.
Sirojudin menegaskan, BGN akan melakukan evaluasi secara menyeluruh, tidak hanya pada dapur yang bermasalah, sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.
“Evaluasi dilakukan secara keseluruhan. Sementara untuk kejadian yang sudah terjadi, fokus utama kami adalah penanganan korban,” katanya.
Terkait dugaan penyebab keracunan, BGN menyatakan hingga saat ini belum dapat menyimpulkan karena hasil pemeriksaan laboratorium belum keluar.
“Sampel makanan dan muntahan sudah diambil dan dikirim ke laboratorium. Hasilnya belum keluar, sehingga kami belum bisa menyimpulkan dugaan penyebab keracunan,” pungkas Sirojudin.
Sebelumnya, dugaan keracunan MBG dilaporkan terjadi di Kecamatan Cikalongkulon, Kadupandak, dan Sukanagara, dengan ratusan warga dan siswa sekolah mengalami gejala setelah mengonsumsi makanan MBG. (Ben)













Comment