Wartacianjurnews.com – Cianjur Government Watch (CGW) terus mendalami dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Cianjur melalui dana hibah yang dikucurkan ke Jamaras. Dalam rangka mencari dan menguatkan fakta, CGW melakukan kunjungan ke DPRD Kabupaten Cianjur dan mendorong dibentuknya Panitia Khusus (Pansus).
Koordinator CGW, Hadi Dzikri Nur, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian advokasi yang sedang dilakukan pihaknya. Menurutnya, dugaan penyalahgunaan dana hibah tersebut melibatkan lebih dari satu dinas, sehingga diperlukan langkah korektif dari DPRD sesuai kewenangannya.
“Karena ini dilakukan oleh multidinas, kami datang ke DPRD Kabupaten Cianjur untuk meminta dilakukan upaya korektif sambil terus mencari fakta, salah satunya dengan dibentuknya pansus sesuai kewenangan DPRD,” ujar Hadi kepada wartawan, Kamis (22/1/2026)
Ia menegaskan, inti dari kedatangan CGW adalah meminta DPRD menindaklanjuti temuan-temuan awal yang telah dihimpun melalui mekanisme resmi DPRD.
“Intinya, kami meminta DPRD bertindak atas fakta yang kami temukan melalui pembentukan pansus. Soal bagaimana respons DPRD ke depan, kita tunggu saja,” katanya.
Hadi juga mengungkapkan bahwa CGW telah melayangkan surat resmi kepada DPRD Kabupaten Cianjur. Surat tersebut diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Cianjur, Lepi Ali Firmansyah.
“Tadi kami sudah bersurat dan diterima oleh Pak Lepi sebagai Wakil Ketua DPRD. Kami sempat berdiskusi dan mendapatkan penjelasan singkat mengenai mekanisme APBD hingga proses pendistribusian atau pencairan,” jelas Hadi.
Menurutnya, pertemuan berlangsung dengan suasana terbuka dan ramah. Pihak DPRD berjanji akan menindaklanjuti surat CGW dengan membawanya ke rapat pimpinan untuk dibahas lebih lanjut.
“Kita tunggu hasilnya di rapat pimpinan seperti apa,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur Lepi Ali Firmansyah membenarkan adanya pertemuan tersebut. Ia menyebut kedatangan CGW sebagai ajang silaturahmi sekaligus diskusi.
“CGW datang untuk silaturahmi dan berdiskusi,” singkat Lepi.
Saat ditanya lebih lanjut terkait kucuran APBD dan dana hibah yang dipersoalkan CGW, Lepi menyatakan belum masuk pada pembahasan yang bersifat spesifik.
“Belum spesifik,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, DPRD Kabupaten Cianjur belum memberikan keputusan resmi terkait pembentukan Pansus sebagaimana yang diminta oleh CGW. (dil)














Comment